Garuda Rekrut Martha dan Vanda Jadi Pilot Perempuan Pertama Asal Papua

PT Garuda Indonesia Tbk. merekrut dua pilot ab-initio perempuan pertama asal Papua sebagai wujud perusahaan pelat merah memberikan kesempatan luas kepada putra daerah yang berprestasi.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  13:53 WIB
Garuda Rekrut Martha dan Vanda Jadi Pilot Perempuan Pertama Asal Papua
Pesawat Citilink (atas) saat akan mendarat dan pesawat Garuda Indonesia yang akan lepas landas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Garuda Indonesia Tbk. merekrut dua pilot ab-initio perempuan pertama asal Papua sebagai wujud perusahaan pelat merah memberikan kesempatan luas kepada putra daerah yang berprestasi.

Direktur Utama Garuda IGN Askhara Danadiputra mengatakan bahwa perekrutan kedua pilot tersebut sebagai angkatan pertama pilot asal Papua. Adapun, nama kedua pilot tersebut adalah Vanda Astri Korisano dan Martha Itaar yang merupakan lulusan Nelson Aviation College, New Zealand. 

Sebelumnya, kedua pilot tersebut mengambil standardisasi Indonesia DGCA Licence atau Surat Ijin terbang dari Direktorat Jendral Perhubungan Udara di Ganesa Flight Academy, Jakarta.

“Kami merasa bangga dapat merekrut putri Papua terbaik. Ini membuktikan siapapun bisa menjadi pilot asal berprestasi dan mampu,” kata IGN Askhara Danadiputra dalam siaran pers, Rabu (31/7/2019).

Dia berharap langkah yang dibuat Vanda dan Marta bisaa menjadi lokomotif penarik putra dan putri Papua lainnya untuk dapat berkarir di Garuda. 

Pencapaian kedua pilot tersebut merupakan hal yang patut diapresiasi, mengingat rekrutmen Garuda memiliki standar yang cukup tinggi.

Dia menjelaskan Martha akan menempuh pendidikan pilot untuk ditempatkan di Citilink Indonesia sedangkan Vanda akan menempuh pelatihan untuk kemudian ditempatkan di Garuda Indonesia.

Selanjutnya, Vanda akan mengikuti pendidikan pilot di Garuda Indonesia Training Center (GITC) pada awal Agustus 2019 mendatang yang rencananya akan mengambil rating tipe pesawat Boeing 737-800 NG. 

Pendidikan pilot yang akan dijalani oleh mereka kurang lebih selama 6 bulan, kemudian dilanjutkan dengan Flight Training. Adapun, untuk Martha akan mengikuti proses training lebih lanjut di Citilink Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia, pilot

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top