Boeing Cairkan Bantuan US$50 Juta untuk Korban Kecelakaan JT610 dan ET302

Boeing mengumumkan penugasan Kenneth Feinberg dan Camille Biros, serta para pakar terkemuka dalam pembentukan dan pengawasan dana kompensasi korban, untuk merancang dan mengelola dana US$50 juta itu.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  13:25 WIB
Boeing Cairkan Bantuan US$50 Juta untuk Korban Kecelakaan JT610 dan ET302
CEO Boeing Co Dennis Muilenburg diam sesaat dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Boeing di Chicago, AS, Senin (29/4/2019). - Reuters/Jim Young

Bisnis.com, JAKARTA--Boeing akan mencairkan sebagian bantuan keuangan sebesar US$50 juta dari jumlah dana US$100 juta yang sebelumnya diumumkan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302. 

Chairman, Presiden dan CEO Boeing Dennis Muilenburg mengumumkan penugasan Kenneth Feinberg dan Camille Biros, serta para pakar terkemuka dalam pembentukan dan pengawasan dana kompensasi korban, untuk merancang dan mengelola dana tersebut.

“Hilangnya nyawa pada kedua kecelakaan pesawat terus akan menjadi kenangan sedih bagi kami semua di Boeing, kami menyampaikan simpati mendalam bagi orang-orang tercinta dari mereka yang berada dalam pesawat,” kata Muilenburg dalam keterangan resmi kepada Bisnis.com, Kamis (18/7/2019).

Dia menambahkan dana US$50 juta merupakan awal pencairan dari janji $100 juta oleh Boeing untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat yang terdampak oleh kedua kecelakaan pesawat.

Semua dana yang didistribusikan oleh Feinberg dan Biros akan bersifat independen dari keputusan apapun yang diambil berdasar proses hukum.

Muilenburg berharap melalui kemitraan Boeing dengan Feinberg dan Biros, para keluarga korban mendapatkan bantuan secepat dan seefisien mungkin.

Dana tersebut, lanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan para keluarga dan masyarakat yang terdampak oleh kedua kecelakaan tersebut. Dana ini merupakan dukungan biaya pendidikan, kedukaan dan biaya hidup bagi keluarga yang ditinggalkan, serta untuk program-program kemasyarakatan dan kegiatan pembangunan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak.

Dia menyadari bahwa setiap orang yang terbang bersama pesawat Boeing telah meletakkan kepercayaan. Pada beberapa bulan ke depan, Boeing akan fokus untuk mendapatkan kembali kepercayaan dan keyakinan dari para pelanggan dan masyarakat pengguna transportasi udara.

Sementara itu, Feinberg merasa terhormat dapat mengemban tugas penting untuk memberikan santunan keuangan yang diperlukan kepada para keluarga korban kedua tragedi ini.

“Kami memahami betapa pentingnya membantu para keluarga korban yang telah mengalami tragedi ini dan kami akan bekerja seefisien dan secepat mungkin dalam merancang, mengelola dan mendistribusikan dana ini," lanjut Camille Biros. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
boeing, lion air JT 610, ethiopian airlines

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top