Operator Pelabuhan Patimban Oleh Swasta, Ini Jatah untuk BUMN

Kemenko Maritim menyatakan BUMN dapat terlibat dalam bisnis pendukung di Pelabuhan Patimban Kabupaten Subang Jawa Barat, kendati nantinya pelabuhan baru itu dioperasikan oleh swasta.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  06:42 WIB
Operator Pelabuhan Patimban Oleh Swasta, Ini Jatah untuk BUMN
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kemenko Maritim menyatakan BUMN dapat terlibat dalam bisnis pendukung di Pelabuhan Patimban Kabupaten Subang Jawa Barat, kendati nantinya pelabuhan baru itu dioperasikan oleh swasta.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin mengatakan bahwa keterlibatan BUMN secara langsung maupun melalui anak-anak perusahaan dan afiliasi dalam bisnis pendukung, seperti jasa pemanduan, logistik, dan kawasan industri. 

 "Terbuka untuk semua pihak," katanya melalui pesan singkat kepada Bisnis.com, Kamis (11/7/2019).

Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan telah mengatakan akan menyerahkan pengelolaan Patimban kepada swasta. Calon pelabuhan hub di Subang, Jawa Barat, itu akan bersaing dengan Pelabuhan Tanjung Priok yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau IPC.

Di sisi lain, pakar transportasi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Raja Oloan Saut Gurning melihat Patimban tetap perlu melibatkan anak-anak perusahaan BUMN atau afiliasinya meskipun nanti dioperatori oleh swasta. 

Dia berpendapat tidak mudah mengabaikan potensi besar BUMN, terutama jaringan bisnis nasional dan internasional yang bisa menjadi sumber inputan kargo sekaligus pengguna jasa. Jaringan BUMN beserta anak usaha, afiliasi, dan mitra-mitra bisnisnya merupakan pasar yang besar dan mapan. Mereka sudah lama menjalankan operasi bisnisnya di pelabuhan-pelabuhan sekitar Patimban. 

Menurutnya, potensi kerja sama dengan operator atau entitas kepelabuhanan yang berafiliasi dengan BUMN perlu dibuka untuk memberikan kepastian usaha bagi operator swasta Patimban mendatang. 

“Jadi, justru dengan menjalankan bisnis yang terbuka dan melakukan kolaborasi operasional [antara operator swasta dengan BUMN, anak perusahaan BUMN, dan afiliasi], maka garansi kargo akan menjadi faktor penting dalam pengembangan Pelabuhan Patimban ke depan," ujar Saut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo ii, pelabuhan patimban

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top