Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kampanye Ramah Lingkungan : Garuda Akan Tinggalkan Kemasan Kargo Styrofoam

PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) mulai melirik berbagai produk ramah lingkungan mulai dari pengemasan bersertifikat Forest Stewardship Council hingga penggunaan kendaraan bertenaga listrik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  13:42 WIB
Kampanye Ramah Lingkungan : Garuda Akan Tinggalkan Kemasan Kargo Styrofoam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) mulai melirik berbagai produk ramah lingkungan mulai dari pengemasan bersertifikat Forest Stewardship Council hingga penggunaan kendaraan bertenaga listrik.

Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mengungkapkan pengemasan itu sebagai komitmen untuk mendukung pelestarian lingkungan. 

“Melalui kesempatan ini kami mengajak para pengguna jasa untuk menggunakan GIA Box mulai sekarang dan jadilah bagian dari proses penyelamatan lingkungan.” katanya dalam siaran pers, Rabu (10/7/2019).

GIA Box adalah produk pengemasan untuk pengiriman kargo yang ramah lingkungan. Rencananya, GIA Box akan mulai diluncurkan pada Agustus mendatang dan menjadi pengganti styrofoam yang selama ini digunakan sebagai kemasan pengiriman kargo khususnya produk hasil laut.

Menurutnya, pengemasan ini tidak hanya sebagai media packaging yang kuat dan terjangkau untuk pengiriman barang, tetapi ramah lingkungan mengingat produk kemasan tersebut sudah memiliki sertifikat Forest Stewardship Council (FSC yang bahannya berasal dari bahan daur ulang. 

“Selain unggul dari sisi ekonomis, GIA Box ini juga lebih kuat sehingga aman dari kebocoran yang biasanya terjadi pada styrofoam”, papar Iqbal.

Pada masa mendatang, Iqbal melanjutkan GIA Box ini akan menggantikan penggunaan styrofoam secara keseluruhan. 

“Pada 2019 ini kami menargetkan penjualan GIA Box sebanyak 20.000 boks dan diharapkan pada 2020 dapat terimplementasi untuk menggantikan seluruh styrofoam sebanyak 250.000 boks per tahun,” katanya.

Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah melaksanakan uji coba kendaraan listrik produksi anak bangsa PT Mobil Anak Bangsa dalam mendukung mobilitas operasional karyawan sebagai upaya berkelanjutan dalam mengembangkan komitmen layanan operasional berwawasan lingkungan. 

Bus listrik merupakan smart solution untuk mengurangi polusi yang kini kondisinya memprihatinkan khususnya di daerah Jabodatabek karena hanya dengan pengisian baterai selama 3 jam. Bus listrik tersebut mampu menempuh jarak sejauh lebih kurang 300 kilometer, serta diharapkan mampu menekan biaya bahan bakar yang dikeluarkan untuk mobil operasional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia kargo udara
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top