Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aprindo Harapkan Kabinet Baru Jokowi Diisi Sosok Ahli

Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia atau Aprindo berharap Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin memilih sosok yang mampu menguasai posisi atau ahli di bidangnya dalam tim kabinet mendatang.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 04 Juli 2019  |  10:00 WIB
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta (kiri) dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi memberikan paparan dalam konferensi pers terkait ketentuan impor barang kiriman di Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta (kiri) dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi memberikan paparan dalam konferensi pers terkait ketentuan impor barang kiriman di Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia atau Aprindo berharap Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin memilih sosok yang mampu menguasai posisi atau ahli di bidangnya dalam tim kabinet mendatang.

"Kalau bisa ke depannya Presiden diharapkan bisa memilih orang-orang yang tepat. Kita harus memilih orang-orang yang betul-betul tepat di kementeriannya," kata Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Tutum menjelaskan bahwa terlepas apakah dia orang partai, nonpartai, profesional atau siapapun harus duduk di posisi yang sangat bisa dia kuasai.

Sebelumnya pengamat ekonomi Hisar Sirait menyarankan agar Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ru Amin perlu mengisi tim ekonominya mendatang dengan sosok-sosok yang memiliki kemampuan baik dalam mengeksekusi program atau kebijakan.

Dia menjelaskan bahwa kemampuan serta keutuhan eksekusi program atau kebijakan pemerintah tersebut juga harus sampai hingga level pemerintahan terkecil yakni kecamatan.

Ekonom itu juga menambahkan bahwa tim ekonomi yang akan dibentuk perlu menjadi tim yang kompatibel dan baik dalam melakukan eksekusi kebijakan.

Sedangkan Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal mengusulkan Presiden Jokowi untuk "memagangkan" beberapa menteri ekonomi sebelum mengumumkan jajaran kabinet periode kedua kepemimpinannya Oktober mendatang.

Fithra menilai selama ini kinerja sejumlah menteri, terutama di kementerian sektoral tidak maksimal. Segala upaya pemerintah, termasuk memberikan berbagai insentif, deregulasi dan debirokratisasi, qkan percuma jika tidak mampu dilaksanakan dengan baik di kementerian sektoral.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,5%, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau 44,5%

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top