Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buka Layanan di Kendari, Ini Peralatan Modern Milik Sucofindo

Gedung UP Sucofindo Kendari yang diresmikan Senin (1/7/2019) kemarin tersebut dilengkapi peralatan modern seperti alat XFR yang mampu menganalisa sampel nikel hanya dalam waktu 3 menit untuk mendapatkan konsentrasi kandungan minerla di dalamnya.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 02 Juli 2019  |  13:20 WIB
Direktur Utama PT Sucofindo Bachder Djohan Buddin memberikan penjelasan saat corporate visit Bisnis Indonesia ke PT Sucofindo di Jakarta, Selasa (21/3). - JIBI/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Sucofindo Bachder Djohan Buddin memberikan penjelasan saat corporate visit Bisnis Indonesia ke PT Sucofindo di Jakarta, Selasa (21/3). - JIBI/Nurul Hidayat

Kabar24.com, JAKARTA — PT Sucofindo membuka kantor Unit Pelayanan (UP) di Kendari untuk mendekatkan dan memudahkan pelayanan terhadap jasa tambang nikel di Sulawesi Tenggara.

Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin mengatakan bahwa kehadiran Sucofindo di Kendari diharapkan membantu pengusaha pertambangan di wilayah Kendari dalam mengembangkan usahanya dan mendorong kemajuan daerahnya.

"Komoditas nikel ini terbesar di Kendari sehingga Sucofindo dapat menjadi solusi kebutuhan pelanggan terhadap jasa inspeksi, sampling dan pengujian komoditas nikel," kata Bachder dari keterangan resminya, Selasa (2/7/2019).

Gedung UP Sucofindo Kendari yang diresmikan Senin (1/7/2019) kemarin tersebut dilengkapi peralatan modern seperti alat XFR yang mampu menganalisa sampel nikel hanya dalam waktu 3 menit untuk mendapatkan konsentrasi kandungan minerla di dalamnya.

"Selain itu, alat ini mampu menampung kapasitas nikel lebih besar yaitu mencapai 100 chamber. Ini akan memudahkan pelanggan dalam proses bisnis karena lebih efisien," kata dia.

Bahkan, gedung tersebut memiliki lokasi strategis terintegrasi dengan bandara Halu Oleo dan pelabuhan sekitar. Dia berharap kehadiran UP Sucofindo Kendari juga mendorong dibukanya kantor layanan baru di Jayapura.

Pasalnya, keberadaan kantor layanan Sucofindo di ibukota Papua itu untuk membantu ekspor produk kayu olahan dari Papua ke China dan membantu jasa pemeriksaan ekspor selama 24 jam khusus untuk area Papua.

Bachder juga mengatakan, Sucofindo berencana untuk membangun kantor cabang di Ambon untuk membantu kelancaran perdagangan atau ekspor komoditas-komoditas setempat seperti lada, pala dan rempah-rempah lainnya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sucofindo Nikel
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top