Renovasi Stadion Manahan Solo Tuntas Oktober

Kota Surakarta juga sedang membangun GOR indoor standar internasional tipe B di kawasan Manahan melalui APBD. GOR Manahan tipe B ini, hanya boleh digunakan enam cabang olahraga, yakni tenis, Futsal, bola Voli, badminton, basket, dan pencak silat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juli 2019  |  18:09 WIB
Renovasi Stadion Manahan Solo Tuntas Oktober
Rencana renovasi stadion Manahan Solo - Solopos

Bisnis.com, SOLO--Renovasi Stadion Manahan Solo yang dilaksanakan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) realisasinya sudah mencapai sekitar 70 persen dan diperkirakan tuntas pada Oktober mendatang.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surakarta Joni Hari Sumantri mengatakan Stadion Manahan Solo direnovasi dan bakal dilengkapi dengan fasilitas internasional FIFA sama dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta, sehingga bisa disebut kembaran lebih kecil GBK Jakarta.

Hanya saja, kapasitas penontonnya yang berbeda, di Manahan Solo hanya 20.000 penonton dengan bangku tunggal, sedangkan di GBK mencapai 70 ribu penonton.

Joni mengatakan pembangunan Stadion Mahanan Solo menggunakan anggaran APBN melalui Kementerian PUPR senilai sekitar Rp317 miliar. Pemkot Surakarta hanya menerima barang saja, semua yang melaksanakan kementerian.

"Pengerjaan stadion sekitar 70 persen itu, antara lain lapangan (rumput), tempat duduk, dan ruangan-ruangan sudah selesai. Dan, pengerjaan yang membutuhkan waktu agak panjang adalah rangkaian atap stadion. Pekerjaan ini, harus spesifik dan rangkaiannya butuh ketelitian, cermat serta pas, sehingga butuh waktu agak lama," katanya Senin, (1/7/2019).

Menyinggung fasilitas stadion sama dengan GBK seperti tempat main waktu istirahat pemain, ruang sauna, kolam untuk berendam dengan baik air dingin maupun hangat juga ada. Intinya fasilitas standar yang ditetapkan oleh FIFA telah dipenuhi.

Bahkan, ruang untuk konferensi pers yang baru juga terasa lebih nyaman atau tidak seperti sebelumnya sering terganggu suara penonton yang sedang keluar stadion. "Lampu penerangan stadion juga lebih besar kemampuannya minimal kekuatannya mencapai sekitar 1.500 watt hingga 2.000 watt," katanya.

Selain itu, Stadion Manahan tersebut memerlukan perawatan yang spesifik atau SDM harus betul-betul bisa dalam perawatan selanjutnya.

Kota Surakarta juga sedang membangun GOR indoor standar internasional tipe B di kawasan Manahan melalui APBD. GOR Manahan tipe B ini, hanya boleh digunakan enam cabang olahraga, yakni tenis, Futsal, bola Voli, badminton, basket, dan pencak silat. " Pembangunan GOR Manahan indoor diperkirakan bakal selesai pada 2020," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
solo, proyek infrastruktur, stadion manahan

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top