Dukung Sektor Pariwisata Indonesia, RedDoorz Latih Karyawan Hotel

RedDoorz, platform pemesanan hotel daring, berupaya meningkatkan standar, menyetarakan kualitas pelayanan, serta memaksimalkan pelayanan yang ditawarkan dengan mengadakan pelatihan bagi para karyawan hotel-hotel mitra RedDoorz bertajuk Quality Training & Workshop, pada Rabu (26/6/2019) di Jakarta.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  21:41 WIB
Dukung Sektor Pariwisata Indonesia, RedDoorz Latih Karyawan Hotel
Ilustrasi lobi hotel - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  -- RedDoorz, platform pemesanan hotel daring, berupaya meningkatkan standar, menyetarakan kualitas pelayanan, serta memaksimalkan pelayanan yang ditawarkan dengan mengadakan pelatihan bagi para karyawan hotel-hotel mitra RedDoorz bertajuk Quality Training & Workshop, pada Rabu (26/6/2019) di Jakarta. 

Adil Mubarak, Vice President Operations RedDoorz, mengatakan melalui pelatihan tersebut para pekerja di sektor industri pariwisata diharapkan dapat memahami profesi yang dimiliki bukan sekedar tempat untuk mencari penghasilan, melainkan juga sebagai tempat untuk mengembangkan kapabilitas diri.

"Sehingga dengan meningkatnya kapabilitas tenaga kerja, pada akhirnya dapat turut berkontribusi pada pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia,” ujar Adil dalam kererangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (26/6).

Selain itu, pelatihan tersebut dilakukan tidak terlepas dari persaingan tenaga kerja yang dinilai sangat kompetitif, terutama karena tingginya kualifikasi yang dibutuhkan untuk standar sebuah profesi.

Dengan kualifikasi para karyawan hotel yang tinggi, diharapkan dapat berkontribusi positif bagi sektor pariwisata merupakan salah satu sektor penting bagi perkembangan ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata dalam laporan akhir kajian dampak sektor pariwisata terhadap perekonomian Indonesia, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang sejak 2012 selalu mencatatkan surplus dalam neraca perdagangan.

Sektor pariwisata tidak sekedar mencatatkan surplus, tetapi juga secara konsisten menunjukkan peningkatan dari segi nilai. Adapun, pada 2017 tercatat neraca perdagangan sektor pariwisata senilai USD4,23 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya mencatatkan sebesar USD 3,64 miliar.

Secara garis besar, sektor pariwisata Indonesia juga merupakan sektor yang sangat krusial dalam usaha pertumbuhan ekonomi Indonesia. Seiring dengan besarnya kontribusi yang diberikan secara ekonomi menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pembangunan di Indonesia.

Pemerintah pun berencana menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi utama pariwisata Asia dan dunia pada 20145 dengan mencanangkan adanya 73,6 juta wisatawan dan pertumbuhan devisa 4,9% per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, perhotelan

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup