Batik Air Hubungkan Samarinda dengan Denpasar dan Kulon Progo

Batik Air telah meresmikan dua rute penerbangan langsung yakni Samarinda-Denpasar PP dan Samarinda-Kulon Progo PP.
Rio Sandy Pradana | 02 Juni 2019 10:58 WIB
Batik Air - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Batik Air telah meresmikan dua rute penerbangan langsung yakni Samarinda-Denpasar PP dan Samarinda-Kulon Progo PP.

CEO Batik Air Achmad Luthfie mengatakan penerbangan tersebut dilayani masing-masing satu kali per hari.

"Pelaksanaan layanan ini adalah tonggak penting dalam perjalanan Batik Air dalam ekspansi bisnis, serta menyusul kesuksesan sebelumnya beroperasi di YIA yang menghubungkan ke Soekarno-Hatta dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah," kata Luthfie dalam siaran pers, Minggu (2/6/2019).

Jadwal penerbangan dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda lepas landas pukul 09.00 WITA dan tiba pada 10.45 WITA di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Adapun, penerbangan sebaliknya mengudara dari Bali pada 15.10 WITA dan telah mendarat pukul 16.40 WITA di Samarinda.

Sementara itu untuk Samarinda ke Yogyakarta Internasional Airport (YIA), pesawat berangkat dari APT Pranoto pada 17.20 WITA dan mendarat di YIA pada 18.00 WIB. Sebaliknya, pesawat berangkat dari YIA pukul 05.30 WIB dan sudah mendarat di Samarinda pada 08.15 WITA.

Dalam mengoperasikan kedua rute tersebut, Batik menggunakan Airbus 320-200CEO yang memiliki tata letak kursi 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Fasilitas yang ditawarkan dari pesawat ini diharapkan akan semakin meningkatkan pengalaman terbang bagi pebisnis dan wisatawan di kelas premium service airline.

Airbus 320-200CEO merupakan salah satu keluarga pesawat lorong tunggal yang menjadi bagian dari pilihan Batik dalam mengembangkan konsep full-service. Ukuran pesawat juga sudah disesuaikan dengan permintaan pasar, yang didasarkan jarak rute penerbangan, kepadatan penumpang, frekuensi terbang per hari serta operasional bandara.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari regulator, pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, seluruh karyawan maupun kru yang terlibat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batik air

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top