Dirjen Perhubungan Udara Jelaskan Pencabutan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya

Kabar mengejutkan datang dari Kapten Vincent Raditya, pilot Batik Air yang juga aktif sebagai youtuber, karena izin terbangnya dicabut.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  10:39 WIB
Dirjen Perhubungan Udara Jelaskan Pencabutan Izin Terbang Kapten Vincent Raditya
Kapten Vincent Raditya dan Aurel Hermansyah - Instagram@vincentraditya

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari Kapten Vincent Raditya, pilot Batik Air yang juga aktif sebagai youtuber, karena izin terbangnya dicabut. 

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), dalam rekaman video aktivitas penerbangan  pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY di media sosial YouTube, ditemukan kesalahan yang dilakukan kapten Vincent Raditya.

Beberapa kesalahan itu adalah membawa penumpang duduk disamping pilot (hot seat), baik pilot maupun penumpang tidak menggunakan shoulder harness sesuai ketentuan  CASR 91.105 dan CASR 91.107.

Selain itu, Kapten Vincent Raditya juga  memberi kendali terbang kepada orang yang tidak berwenang dan dengan sengaja melakukan manuver zero gravity (G Force) kepada penumpang umum, padahal Vincent Raditya bukan pemegang otorisasi flight instructor.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti dalam siaran persnya, Rabu (29/5/2019), menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah terkait indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Vincent Raditya. 

“Kami mengimbau kepada seluruh penerbang pesawat udara sipil untuk tidak melakukan aksi manuver zero gravity (G Force) kepada penumpang umum, karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada penumpang, dan membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Polana. 

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengambil tindakan tegas dengan mengambil langkah Cancellation Single Engine Land Class Rating didalam ATPL 6702 atas nama Capt. Vincent Raditya,” sambungnya.

Meski begitu, Ditjen Hubud akan memberikan kesempatan kepada Kapten Vincent Raditya apabila menginginkan kembali kemampuan Single Engine Land Class Rating, maka dapat mengajukan kembali sesuai ketentuan CASR Part 61.

Langkah tersebut juga diambil Dirjen Perhubungan Udara sebagai pengingat kepada para operator penerbangan, bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan adalah prioritas utama. 

Kapten Vincent Raditya sebelumnya tenar lewat aktivitas vlog penerbangannya di platform Youtube. Dia bahkan pernah mengundang beberapa public figure seperti Jerome Polin hingga Limbad untuk merasakan sensasi berada cockpit, tempat pilot mengendarai pesawat.

Terakhir, video prank zero gravitynya bersama pesulap Limbad mengundang banyak kontroversi oleh warganet karena dianggap tidak pantas dilakukan oleh seorang profesional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilot, batik air, ditjen perhubungan udara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top