Djakarta Lloyd Berangkatkan 600 Pemudik Gratis

Perusahaan pelayaran nasional, PT Djakarta Lloyd (Persero), kembali memberangkatkan 600 pemudik secara gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, pada 31 Mei 2019.
Djakarta Lloyd Berangkatkan 600 Pemudik Gratis Rio Sandy Pradana | 01 Juni 2019 14:41 WIB
Djakarta Lloyd Berangkatkan 600 Pemudik Gratis
Sejumlah pemudik melintasi ruas jalan tol Salatiga-Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugrohoa

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pelayaran nasional, PT Djakarta Lloyd (Persero), kembali memberangkatkan 600 pemudik secara gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, pada 31 Mei 2019.

Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (Persero) Suyoto mengatakan telah mengerahkan 11 unit armada bus yang diberangkatkan dari Kawasan Mega Glodok Kemayoran (MKG), Jakarta Pusat. Sehari sebelumnya, Djakarta Lloyd bersama puluhan BUMN lainnya juga andil melepas sekitar 40.000 pemudik dari Kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

“Satu unit bus yang dilepas pada 30 Mei lalu, akan menempuh rute Tasikmalaya-Ciamis-Banjar-Banyumas hingga Kota Cilacap. Sementara, 11 unit diberangkatkan kemarin, akan menyambangi dua kota yakni Yogyakarta dan Solo,” kata Suyoto dalam siaran pers, Sabtu (1/6/2019).

Dia menuturkan pada Lebaran 2018, pihaknya berangkatkan 500 pemudik dengan 8 armada bus. Adapun, tahun ini meningkat menjadi 12 armada bus yang membawa 600 orang pemudik ke tiga kota tujuan, yakni Cilacap, Yogyakarta, dan Solo.

Selain kegiatan mudik gratis, Djakarta Lloyd juga menggelar sejumlah kegiatan sosial maupun keagamaan sepanjang Bulan Ramadan, seperti pemberian santunan pada ratusan anak yatim, memberi bantuan bagi kemakmuran masjid, atau membagikan takjil.

Sekretaris Perusahaan PT Djakarta Lloyd (Persero) Setiabudi mengungkapkan seiring bertumbuhnya kinerja dari tahun ke tahun, perusahaan bertekad akan lebih banyak lagi berkontribusi bagi masyarakat dalam Lebaran 2019.

“Ini salah satu momentum bagi kami untuk kembali hadir ditengah masyarakat,” kata Budi.

Dia menjelaskan pada 2018 laba bersih yang berhasil diraup perusahaan sesudah audit  berkisar antara Rp60-65 miliar. Adapun, pada tahun ini diharapkan mampu mencetak laba dua kali lipat.

Saat ini, Djakarta Lloyd berusaha mencapai visi Goes To 1 Trillion Top Line, sedangkan dalam jangka menengah mencoba untuk memasuki perusahaan Go Public pada 2020 atau 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
djakarta lloyd, Mudik Lebaran

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top