J&T Express Sewa Pesawat Kargo Sendiri Cegah Penumpukan Barang

PT Global Jet Express (J&T Express) menyewa pesawat kargo udara hinggal awal Juni 2019 guna mempercepat proses distribusi kiriman menjelang Lebaran 2019.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  08:32 WIB
J&T Express Sewa Pesawat Kargo Sendiri Cegah Penumpukan Barang
Ilustrasi - Pelanggan mengirim barang melalui J&T di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/5/2018). J&T Express memperbarui tampilan visual dan sejumlah fitur pada aplikasi yang juga mengangkat fitur order dan pelacakan sebagai menu utama. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Global Jet Express (J&T Express) menyewa pesawat kargo udara hinggal awal Juni 2019 guna mempercepat proses distribusi kiriman menjelang Lebaran 2019. Hal ini guna menghindari terjadinya penumpukan kiriman di Bandara.


Cargo and Operation Manager J&T Express Johanes Lim menuturkan, pihaknya berkomitmen selalu menjamin kecepatan pengiriman paket pelanggan dan meminimalisir terjadinya penumpukan.


"Maka kami pun juga menambah jumlah armada untuk sektor darat, sedangkan jalur udara kami bekerja sama dengan airlines untuk charter pesawat kargo freighter untuk mempercepat proses distribusi hingga awal Juni 2019," ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (28/5/2019).


Dia menuturkan, Ramadan merupakan salah satu musim puncak perusahaannya setiap tahun. Dia menuturkan, umumnya peningkatan pengiriman terjadi pada saat memasuki masa Ramadhan hingga sepekan sebelum Idulfitri.


Menurutnya, saat trafik mudik tinggi, trafik pengiriman sudah tidak terlalu tinggi dan mulai kembali ke normal. Hal ini karena umumnya sudah terjadi arus pulang kampung, dan sudah tidak lagi banyak transaksi pengiriman.


Adapun, terkait pembatasan angkutan barang oleh Kementerian Perhubungan selama periode Angkutan Lebaran 2019, pihaknya menyiasati dengan menggunakan moda lain. Selain jalur darat, J&T Express juga menggunakan transportasi via udara dan via kereta api sehingga dapat meminimalisir kendala tersebut.


Pembatasan angkutan barang tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 37/2019 tentang Pengaturan Lalu Lintas pada Masa Angkutan Lebaran 2019.


Pembatasan truk tersebut dilakukan mulai Jumat 31 Mei sampai dengan Minggu 2 Juni 2019 selama periode puncak arus mudik Lebaran 2019 dengan prediksi puncak arus mudik pada 31 Mei 2019 dimulai sejak pukul 24.00. Ini berlaku pada jalan tol, jalan nasional, serta berlaku hanya bagi kendaraan sumbu tiga ke atas. 


"Sebagai pelaku jasa pengiriman berorientasi pada kepuasan pelanggan, kami selalu berusaha untuk mengirimkan paket pelanggan untuk dapat sampai tepat waktu, walaupun dengan berbagai tantangan yang ada," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kargo udara, angkutan lebaran, jnt express

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top