Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Unilever Indonesia Investasi Fasilitas Daur Ulang 10 Juta Euro

Selain Coca-cola, PT Unilever Indonesia Tbk. kini telah berupaya untuk mendaur ulang sebagian produk mereka yang menggunakan plastik. Adapun, perseroan telah menggelontorkan investasi senilai 10 juta euro dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  20:18 WIB
Unilever - www.unilever.co.id
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Selain Coca-cola, PT Unilever Indonesia Tbk. kini telah berupaya untuk mendaur ulang sebagian produk mereka yang menggunakan plastik. Adapun, perseroan telah menggelontorkan investasi senilai 10 juta euro dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Hermant Bakshi mengtakan fasilitas daur ulang perseroan dapat menampung 3 ton sampah plastik per hari atau 1.095 ton per tahun. Adapun, lanjutnya, perseroan menargetkan agar fasilitas tersebut dapat mengolah 22,4 ton samah per hari atau 8.200 ton per tahun.

"Tapi kami mengambil langkah. Kami akan mengurangi penggunaan kemasan plastik. Rinso merupakan [contoh pengurangan] yang pertama. Namun yang terpentng adalah mengedukasi konsumen mengenai daur ulang," ujarnya, Rabu (28/5/2019).

Terpisah, Direktur Governance and Corporate Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso menyampaikan, perseroan menargetkan untuk dapat mendaur ulang sepertiga dari berat kemasan yang dipakai perseroan pada 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daur ulang unilever indonesia
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top