Rejang Lebong Prioritaskan Lelang Paket Proyek DAK

Jumlah paket proyek DAK di Rejang Lebong tahun ini nilainya mencapai Rp100 miliar, dengan jumlah paket 15 paket, di antaranya adalah lanjutan pembangunan jalan Apur-Air Nau dan Jalan Lingkar Danau Mas Harun Bestari (DMHB) dengan nilai lebih dari Rp10 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2019  |  08:53 WIB
Rejang Lebong Prioritaskan Lelang Paket Proyek DAK
Ilustrasi - Antara/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, BENGKULU--Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah memprioritaskan lelang paket proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong, Yusran Fawzi mengatakan batas akhir pelaksanaan lelang proyek DAK tersebut batas waktunya paling lambat 22 Juli mendatang harus sudah penandatanganan kontrak.

"Proyek DAK ini diprioritaskan karena deadline-nya tanggal 22 Juli nanti harus sudah teken kontrak, jika lewat dari tanggal itu maka paketnya tidak bisa dilaksanakan," jelas dia, Kamis (23/5/2019).

Adapun proyek pembangunan yang bersumber dari DAK tersebut saat ini yang sudah masuk dalam proses pelelangan di Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ) kata dia, sekitar 20 persen atau sekitar 15 paket dengan berbagai jenis pekerjaan baik di bidang bina marga maupun cipta karya.

Jumlah paket proyek DAK di Rejang Lebong tahun ini nilainya mencapai Rp100 miliar, dengan jumlah paket 15 paket, di antaranya adalah lanjutan pembangunan jalan Apur-Air Nau dan Jalan Lingkar Danau Mas Harun Bestari (DMHB) dengan nilai lebih dari Rp10 miliar.

"Keterlambatan pelelangan proyek tahun ini karena sebelumnya server kita mengalami gangguan sehingga proses pelelangan terhambat, kalau jumlah paket proyek di dinas PU antara 80 sampai 90 paket," jelasnya.

Dengan waktu yang tersisa lebih kurang dua bulan ini, dirinya optimistis proses pelelangan proyek yang dibiayai oleh DAK ini bisa selesai sehingga sebelum batas waktu yang ditentukan sudah dilakukan penandatanganan kontrak, karena pihaknya selalu berkoordinasi dengan petugas UPBJ setempat.

"Setelah selesai pelelangan proyek yang bersumber dari DAK, selanjutnya akan kita ajukan pelelangan proyek yang paket dari dinas PUPR Rejang Lebong, walaupun nilainya kecil-kecil tetapi jumlah paketnya cukup banyak," urainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
proyek infrastruktur

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top