Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

11 Titik Jalur Mudik di NTB Rawan Longsor

Beberapa jalur yang patut diwaspadai terjadinya tanah longsor dan kecelakaan tersebut berada di Nanga Tumpu di Kabupaten Dompu. Jalur Sekotong Kabupaten Lombok Lombok Barat, Sembalun Lombok Timur, dan Pusuk Lombok Barat dan Lombok Utara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  08:30 WIB
Ilustrasi. - ANTARA/Oky Lukmansyah
Ilustrasi. - ANTARA/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, MATARAM--Sedikitnya 11 titik jalur mudik di Nusa Tenggara Barat rawan terjadinya tanah longsor dan kecelakaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB Azhar, mengatakan 11 titik rawan tanah longsor dan kecelakaan ini tersebar di sepanjang jalur mudik di NTB, baik yang melalui jalan nasional maupun provinsi.

"Di jalur-jalur rawan ini kita siapkan alat berat kalau sewaktu-waktu terjadi tanah longsor, termasuk petugas patroli," ujarnya, Rabu (22/5/2019).

Dia menyebutkan, beberapa jalur yang patut diwaspadai terjadinya tanah longsor dan kecelakaan tersebut berada di Nanga Tumpu di Kabupaten Dompu. Jalur Sekotong Kabupaten Lombok Lombok Barat, Sembalun Lombok Timur, dan Pusuk Lombok Barat dan Lombok Utara.

"Ini beberapa titik yang kita lakukan antisipasi pada jalur mudik tahun ini," terangnya.

Azhar menjelaskan, meski di titik tersebut rawan terhadap tanah longsor dan kecelakaan, pada jalur tersebut kondisi jalannya sudah bagus.

Menurut Azhar, secara umum ruas jalan nasional dan provinsi di NTB sudah siap dilalui pemudik pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Meski demikian, pihaknya tetap berharap kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama menempuh perjalanan. "Seluruh jalur mudik dan ruas jalan kita sudah siap dilalui, baik jalan nasional dan provinsi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan rusak mudik lebaran 2019

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top