Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Ingin Merengek ke Pemerintah, Asperindo Sewa Pesawat Kargo Sendiri

Asperindo menuturkan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat tidak membuat pengusaha jasa pengiriman ekspress menuntut penurunan tarif kargo udara.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  19:47 WIB
Ilustrasi - Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aji Styawan
Ilustrasi - Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) menuturkan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat tidak membuat pengusaha jasa pengiriman ekspres menuntut penurunan tarif kargo udara dan merengek ke pemerintah.


Wakil Ketua Umum Asperindo Budi Paryanto menuturkan,walaupun tarfi surat muatan udara (SMU) naik signifikan pada kuartal I/2019 ini, para pengusaha jasa pengiriman ekspres sudah tidak fokus agar terjadi penurunan tarif tersebut.


"Kammi sedang fokus cari solusi angkutan alternatif dan tampaknya pemerintah juga tidak bisa menurunkan tarif SMU karena memang pemerintah tidak mengatur tarif SMU. Jadi semua ya business-to-business antara maskapai dan kami sebagai penggunanya," katanya kepada Bisnis, Rabu (22/5/2019).


Dia menuturkan, saat ini sudah masuk penawaran resmi dari salah satu maskapai kargo, berupa penyewaan pesawat kargo mandiri. "Sudah mulai dipergunakan oleh anggota tapi baru satu sektor [rute] Jakarta--Batam," imbuhnya.


Asperindo sebelumnya menandatangani nota kesepahaman untuk menyewa pesawat kargo mandiri dengan konsorsium maskapai kargo. Dia juga menyebut konsorsium tersebut mungkin bertambah, bergantung hasil pembicaraan internal para maskapai tersebut.


Dia menjelaskan rute uji coba akan meliputi penerbangan kargo Jakarta-Medan-Batam-Jakarta serta rute Jakarta-Balikpapan-Makassar-Jakarta. Rute uji coba Jakarta--Batam sudah beroperasi.


Hal ini dilakukan setelah kenaikan tarif kargo penerbangan komersial yang hingga beberapa kali dalam waktu 6 bulan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kargo asperindo tarif batas atas
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top