Jadi Sumber Impor, Berapa Harga Bawang Putih di China?

Pemerintah harus memastikan bawang putih yang dijual ke konsumen tidak lebih dari harga wajar saat Ramadan dan Lebaran yang berkisar Rp25.000/kg—Rp30.000/kg.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 14 Mei 2019  |  13:59 WIB
Jadi Sumber Impor, Berapa Harga Bawang Putih di China?
Pekerja menata tumpukan bawang putih saat operasi pasar bawang putih di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/6). - Antara/R. Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah telah menerbitkan izin impor bawang putih dari China untuk menjaga stabilitas harga pangan pada Ramadan dan Lebaran 2019. Di China, harga bawang putih impor hanya Rp6.000 per kilogram.

Ketua Asosiasi Hortikultura Nasional Anton Muslim Arbi mengatakan, pemerintah harus memastikan bawang putih yang dijual ke konsumen tidak lebih dari harga wajar saat Ramadan dan Lebaran yang berkisar Rp25.000/kg—Rp30.000/kg.

Pasalnya, perhitungan harga tersebut sudah didasarkan pada potensi kenaikan permintaan yang membuat harga komoditas itu berfluktuasi.

“Saya mendapat informasi, harga bawang putih yang diimpor dari China itu, harga di negara asalnya hanya sekitar Rp6.000/kg. Jika ditambah dengan ongkos kirim dan bea masuk menjadi sekitar Rp8.000/kg—Rp10.000/kg di tingkat importir. Jadi, saya harap harga di konsumen tidak lebih dari Rp30.000/kg,” katanya.

Dia juga meminta agar Kemendag memperketat pengawasan di lapangan sehingga tidak terjadi penimbunan yang dilakukan oleh importir dan harga tetap di level tinggi. Pasalnya, dengan asumsi kebutuhan saat periode Ramadan dan Lebaran yang mencapai 49.000 ton per bulan dan stok yang tersisa dari impor tahun lalu sebanyak 115.000 ton serta ditambah impor baru masing-masing 115.000 ton dan 125.000 ton, pasokan dan stok seharusnya melimpah.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, saat ini pekerjaan rumah pemerintah ada pada pemerataan distribusi bawang putih ke pasar tradisional. Pasalnya, pasokan bawang putih di sejumlah pasar tradisional masih terbatas sehingga harganya masih cukup tinggi di beberapa daerah.

Kementerian Perdagangan telah menerbitkan izin impor kepada delapan importir pada bulan lalu dengan total volume sebanyak 115.000 ton dan akan menerbitkan 11 izin bagi importir baru dengan total volume sebanyak 125.000 ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bawang Putih

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top