Soal Tol Gratis, Badan Usaha Tol: Yang Penting Perjalanan Lancar

Yang harus diatasi adalah bagaimana supaya tidak macet, baik itu di jalan tol maupun jalan non tol dan solusinya bukan gratis atau tidak gratis.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  17:12 WIB
Soal Tol Gratis, Badan Usaha Tol: Yang Penting Perjalanan Lancar
Foto udara perbaikan jalan tol Cipali Kilometer 141, Jawa Barat, Minggu (12/5/19). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA—Wacana tol di Jawa Barat gratis saat mudik sebagai antisipasi kepadatan antrean saat membayar tol terus bergema. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pun angkat suara terkait wacana penggratisan tol tersebut.

Chief Astra Infra Solution yang juga menjabat sebagai Sekjen Asosiasi Jalan Tol Indonesia, Krist Ade Sudiyono mengatakan bahwa preferensi utama dari para calon pemudik adalah jalan yang lancar, aman, dan nyaman.

Persiapan untuk mendukung arus mudik yg lancar, aman, dan nyaman itu yang saat ini sedang dipersiapkan oleh semua operator jalan tol berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

"Jadi seyogyanya bukan sebuah solusi jika macet maka jalan tol harus digratiskan. Menurut saya yang harus diatasi adalah bagaimana supaya tidak macet, baik itu di jalan tol maupun jalan non tol dan solusinya bukan gratis atau tidak gratis," ujarnya kepada Bisnis, Senin (13/5/2019).

Menurut Kris, persiapan yang seharusnya fokus dilakukan adalah perbaikan jalan tol yg rusak, penyiapan dan memastikan kesiapan infrastruktur penunjang, kesiapan petugas layanan, maupun penyiapan berbagai skenario manajemen dan rekayasa lalulintas.

Pihaknya berharap bahwa menjelang Lebaran ini, para pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan yang memikirkan semua aspek.

"Saya berharap, semua pihak tidak mengambil kebijakan yang justru merugikan pihak lain. Tapi mari bersama sama mempersiapkan pengaturan lalulintas baik di jalan tol maupun jalan non tol nya."

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebelumnya mengusulkan jalan tol di wilayah Jawa Barat digratiskan ketika terjadi antrean mencapai 4 km lebih di pintu tolnya saat arus mudik dan balik tahun 2019.

"Kemudian besok, Insyaallah hasil rapim tadi, usulan Pak Gubernur dan forum. Kita akan menyampaikan kepada kementerian apakah dimungkinkan jika terjadi antrean di pintu tol, kalau antreannya sudah mencapai 4 hingga 5 km, maka dibebaskan saja. Jadi digratiskan," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari, di Bandung belum lama ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol trans jawa, mudik lebaran 2019

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top