Proyek Rusunawa ITB di Jatinangor Masuk Tahap Akhir

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun dua Rusunawa di lingkungan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor.
Putri Salsabila | 07 Mei 2019 17:08 WIB
Rusunawa ITB di Sumedang. - dok. Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun dua Rusunawa di lingkungan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor tepatnya di Jalan Letnan Jenderal Purnawirawan DR (HC) Mashudi No. 1, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengingatkan agar para penghuni Rusun dapat menyesuaikan diri, sebab tinggal di hunian vertikal berbeda dengan rumah tapak. Salah satu kuncinya, kata Basuki, ialah sikap toleransi. "Tinggal di Rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati agar tinggal di rusun juga nyaman," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Satu tower dibangun tahun 2017 terdiri dari 66 unit kamar tipe 36 untuk dosen muda dan karyawan ITB. Rusunawa ini telah selesai dan mulai dihuni, sedangkan satu tower lainnya diperuntukan bagi mahasiswa sebanyak 63 unit dengan tipe 24. Progresnya saat ini dalam tahap penyelesaian akhir.

Pembangunan dilakukan Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menggunakan biaya APBN total Rp22,5 miliar.

Setiap unitnya telah dilengkapi dengan mebel seperti meja dan kursi makan, kursi tamu, tempat tidur dan lemari pakaian. Untuk memberikan kenyaman bagi para penghuninya, rusun ini juga telah dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti tempat parkir, saluran air serta listrik dan air bersih.

Pengelola Rusunawa ITB Jatinangor Usup Sukmana mengatakan, rusunawa untuk dosen tersebut kini mulai ditempati oleh beberapa keluarga dosen muda ITB.

“Rusunawa ini memiliki dua kamar yakni kamar utama dan kamar anak serta kamar mandi dan dapur yang memadai. Kami berharap Rusunawa ini bisa segera diresmikan oleh Kementerian PUPR," terangnya.

Pada tahun 2015—2018, Kementerian PUPR telah membangun Rusun sebanyak 728 tower dengan total 44.893 unit. Pada tahun 2019, ditargetkan pembangunan 137 tower dengan jumlah unit sebanyak 6.873 unit sehingga total rumah susun yang terbangun pada tahun 2015—2019 sejumlah 865 tower atau 51.766 unit.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rusunawa

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup