PRODUKSI MINYAK : Pertamina Selesaikan Instalasi Anjungan YYA

Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melanjutkan pekerjaan percepatan pengembangan Lapangan YY dengan menyelesaikan pemasangan Anjungan YYA di Perairan Pantai Utara Jawa Barat.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 07 Mei 2019  |  17:17 WIB
PRODUKSI MINYAK : Pertamina Selesaikan Instalasi Anjungan YYA
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java  (PHE ONWJ) melanjutkan pekerjaan percepatan pengembangan Lapangan YY dengan menyelesaikan pemasangan Anjungan YYA di Perairan  Pantai  Utara  Jawa Barat.

Pemasangan Anjungan YYA memakan waktu selama 10 hari, atau menempuh jarak sekitar 1.700 kilometer dari Handil, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur ke titik instalasi di Perairan Utara Jawa Barat. Berdasarkan keterangan tertulis perusahaan, proses instalasi pemasangan Anjungan  YYA dimulai sejak 8 April 2019 dimulai dengan proses pengangkatan jacket platform YYA (tripod) dari barge Kreuz 282 oleh barge KP-1 menuju koordinat instalasi. 

Setelah itu dilanjutkan dengan  proses pemancangan (piling), pemasangan boat landing, pemasangan riser, dan terakhir dilakukan pemasangan topside serta debris survey untuk kesiapan pemboran yang diselesaikan pada 29 April 2019.

Direktur Pengembangan PHE Afif Saifudin mengatakan bahwa Proyek YY ini adalah salah satu proyek yang secara ketat dipantau SKK Migas karena akan onstream tahun ini dan memberikan kontribusi dalam mencapai target produksi. “Sehingga apabila dimungkinan kita akan mendorong agar proyek ini dapat selesai lebih cepat," katanya, Selasa (7/5/2019).

Sementara itu, General Manager PHE ONWJ Slamet Susilo menambahkan sejak dimulainya tahap pabrikasi pada Agustus 2018, hingga instalasi pada April 2019, perjalanan pengembangan Lapangan YY diharapkan memenuhi OTOBOSOR atau on time, on budget, on scope dan on return. "Selain itu, kami selalu mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan dan lindung lingkungan dalam pelaksanaannya.”

Proyek dengan alokasi biaya US$85,4  juta dengan potensi cadangan minyak dan gas yang cukup besar mencapai 4 MMBO dan gas 21,2 BSCF direncanakan berproduksi pada akhir September 2019. 

Diharapkan nantinya Lapangan YY akan menyumbang tambahan produksi minyak sebesar 4.065 BOPD dan gas bumi mencapai  25,5 MMSCFD di kepala sumur. Produksi dari Lapangan YY akan digunakan seluruhnya untuk kepentingan dalam negeri sehingga menjadi pendorong roda perekonomian industri di sekitar wilayah kerja PHE ONWJ.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
minyak, hulu migas

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top