Permintaan Produk Plastik Diyakini Terus Meningkat

Permintaan produk plastik diperkirakan berada dalam tren meningkat hingga kuartal II/2019. Sektor makanan dan minuman jadi faktor utama yang mempengaruhi serapan plastik.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 29 April 2019  |  04:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Permintaan produk plastik diperkirakan berada dalam tren meningkat hingga kuartal II/2019. Sektor makanan dan minuman jadi faktor utama yang mempengaruhi serapan plastik.

Fajar Budiyono, Sekretaris Jenderal Asosiasi Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), mengatakan kondisi pada permintaan pada 3 bulan pertama tahun ini dirasa baik seiring dengan peningkatan di sektor makanan dan minuman. Terlebih, menjelang puasa dan Lebaran permintaan mamin juga meningkat.

"Setelah pemilu kondisinya juga tidak terlalu mengkhawatirkan, sehingga permintaan bagus. Konsumsi mamin ternyata naik, harapannya sampai Juni-Juli bisa bertahan," ujarnya Minggu (28/4/2019).

Salah satu produk mamin yang menyerap produk plastik adalah air minum dalam kemasan (AMDK). Fajar menyebutkan sektor AMDK menyumbang 30% serapan kemasan plastik.

Selain didorong sektor mamin, permintaan juga berasal dari sektor pertanian. Dengan musim hujan yang panjang, permintaan karung saat musim panen pun terkerek. 

"Serapan dari sektor otomotif oke karena kuartal I mulai bagus jualannya dan peralatan rumah tangga menjelang Lebaran oke juga. Tetapi, untuk peralatan rumah tangga tantangannya di produk baru karena ganti model produk," jelasnya. 

Sementara itu, permintaan dari sektor infrastruktur, Fajar menuturkan hingga saat ini belum terlihat adanya peningkatan. Hal ini disebabkan proyek-proyek masih dalam masa perencanaan dan belum dimulai karena masih musim hujan.

Untuk proyek infrastruktur pemerintah baru dimulai setelah anggaran cair setelah bulan April. "Untuk di sektor infrastruktur penggunaan produk plastik misalnya pipa poly vynil chlorine (PVC) dan pipa poly ethylene (PE).

Dengan realisasi sepanjang kuartal I/2019, Fajar memproyeksikan hingga akhir tahun pertumbuhan industri plastik mencapai 5,2% secara tahunan. "Kalau sektor mamin bisa naik 9,5%, pertumbuhan kami bisa di atas 5,2%," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
plastik, plastik kemasan

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup