Inilah 5 Tips Jitu Menjaga Bumi dan Lingkungan

Berikut lima tips jitu menjaga bumi dan lingkungan hidup dari Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK);
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 22 April 2019  |  16:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini (22/4/2019) merupakan hari yang spesial untuk Bumi kita. Hari ini, kita sedang merayakan peringatan Hari Bumi Sedunia ke 49.

Hari ini juga menjadi momen untuk menyadarkan diri kita betapa pentingnya menjaga bumi sebagai tempat kita tinggal dan hidup.

Oleh karena itu, berikut lima (5) tips jitu menjaga bumi dan lingkungan hidup dari Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK);

  1. Hemat dalam menggunakan listrik

Anda dapat mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) dengan menghemat listrik. Contohnya, saat baterai smartphone, laptop dan peralatan yang menggunakan listrik lainnya sudah terisi penuh segera cabut kabel pengisiannya.

  1. Kurangi penggunaan plastik

Perlu Anda ketahui, plastik sangat sulit untuk terurai oleh Bumi. Butuh waktu yang lama untuk dapat mengurai sampah dari bahan plastik.

Meskipun sebagian plastik dapat di daur ulang, kandungan racun petro-polymers yang ada dalam plastik dapat masuk ke dalam tanah dan air yang memungkinkan zat tersebut meresap pada bahan makanan kita lho.

Sebelumnya, Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati menuturkan jumlah timbulan sampah secara nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun jika menggunakan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kg.

Komposisi sampah khusus plastik di Indonesia saat ini sekitar 15 persen dari total timbulan sampah, terutama di daerah perkotaan.

"Komposisi sampah plastik terset menunjukan trend meningkat dalam 10 tahun terakhir ini, dari 11 persen di tahun 2005 menjadi 15 persen di tahun 2015," ujarnya.

Dia menjelaskan sumber utama sampah plastik berasal dari kemasan (packaging) makanan dan minuman,  kemasan consumer goods, kantong belanja, serta pembungkus barang lainnya.

Yuk, kurangi menggunakan plastik dengan membawa tas belanjaan ramah lingkungan, menggunakan tumbler dan sebagainya.

  1. Kurangi penggunaan kertas

Mengurangi penggunaan kertas sama artinya Anda menghemat jumlah tebangan pohon. Sejatinya, pohon berfungsi sebagai paru-paru dunia di mana salah satu fungsinya adalah menyerap karbon dioksida menjadi gas oksigen yang kita hirup setiap hari.

Oleh karena itu penting untuk membatasi penggunaan kertas atau menggunakannya sebijak mungkin. Contohnya gunakan kertas A4 pada dua sisi saat mencetak tulisan Anda dan sebagainya.

Kendati demikian, perlu Anda ketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara negara pengekspor produk pulp dan kertas terbesar di dunia.

Ditjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) mencatat total nilai ekspor Pulp dan Kertas tahun lalu mencapai US$6.58 miliar.

  1. Batasi Penggunaan Air

Membatasi penggunaan air dapat dimulai dengan beberapa hal sederhana seperti tidak lupa mematikan keran air, segera memperbaiki kebocoran keran, tidak menggunakan air secara berlebihan untuk mandi, mencuci piring dan sebagainya.

  1. Gunakan kendaraan ramah lingkungan

Hal ini bisa kita lakukan dengan beralih mengunakan kendaraan ramah lingkungan seperti menggunakan sepeda, motor listrik, mobil listrik ataupun memilih untuk menggunakan kendaraan umum dalam kegiataan sehari-hari.

Perusahaan taksi pun kini juga menawarkan layanan menggunakan mobil bertenaga listrik. Salah satunya adalah PT Blue Bird Tbk (BIRD). Armada terbaru untuk layanan Bluebird dan Silverbird menggunakan mobil bertenaga listrik ini adalah 25 unit BYD e6 A/T dan 4 unit Tesla Model X 75D AIT.

Namun, untuk menikmati layanan taksi listrik pertama di Indonesia ini Anda harus sabar menunggu hingga awal bulan depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hari bumi

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top