Kandung PH Rendah, Tarif SPAM Dumai Lebih Tinggi Dari Nasional

Setelah penandatanganan perjanjian Kerja sama untuk SPAM Dumai, diputuskan tarif sebesar Rp5.535 per meter kubik, atau di atas tarif nasional.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 15 April 2019  |  17:41 WIB
Kandung PH Rendah, Tarif SPAM Dumai Lebih Tinggi Dari Nasional
/ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA-– Setelah penandatanganan perjanjian Kerja sama untuk SPAM Dumai, telah diputuskan tarif sebesar Rp5.535 per meter kubik. Tarif ini memang di atas tarif nasional, tetapi dengan kualitas air yang berbeda dari daerah lain.

Walikota Dumai, Zulkifli AS mengatakan bahwa SPAM Kota Dumai diharapkan mampu melayani 35 persen kebutuhan air minum masyarakat. Selain itu, pihaknya menjelaskan bahwa tarif SPAM yang lebih tinggi dibanding tarif nasional ini dikarenakan kualitas air.

"Permendagri boleh sampai Rp10.000 jadi kami mengambil harga Rp8.000 sementara kita kan beli air Rp5.535 ini di atas daerah-daerah lain, karena air kita ini air yang memang PH-nya rendah. Hal itu itu perlu chemical yang tinggi," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Senada dengan Zulkifli, Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa penentuan tarif ini terbilang baik. "Secara keseluruhan tadi saya lihat tarifnya Rp5.535 itu di atas tarif rata-rata nasional, itu cukup baik. Dengan IRR 33 persen saya kira sudah baik," ujarnya.

Danis menambahkan, bahwa saat ini secara rata-rata tarif nasional itu Rp4.900 atau di bawah Rp5.000 per meter kubik, adapun di DKI Jakarta sekitar Rp6.000.

"Ini bagaimana mencari keseimbangan antara biaya produksi dengan yang dibayar oleh masyarakat supaya bisa minimum mengembalikan biaya produksi," tuturnya.

Sebelumnya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Adaro Tirta Mandiri melalui Badan Usaha Pelaksana PT Dumai Tirta Persada melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PDAM Tirta Dumai Bersemai.

Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka  pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan sistem penyediaan air minum Kota Dumai dengan kapasitas 450 liter per detik.

Perjanjian ini merupakan kelanjutan dari Surat Penunjukan Pengumuman Lelang yang diterbitkan oleh PDAM Tirta Dumai Bersemai pada 18 Januari 2019. Dari penandatanganan perjanjian tersebut, PT Dumai Tirta Persada dan PDAM Tirta Dumai Bersemai berkomitmen untuk memberikan akses air bersih kepada 20.300 sambungan rumah (SR).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
proyek spam

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top