Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita Menhub Gagal Terbang Akibat Kabut Tebal Berakhir Jalur Darat 7 Jam

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan cerita menarik mengenai pengalamannya dalam membangun konektivitas nusantara.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 April 2019  |  14:50 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Bisnis/Rinaldi M. Azka
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan cerita menarik mengenai pengalamannya dalam membangun konektivitas nusantara. Karena kabut tebal, dia sampai harus menggunakan perjalanan darat 7 jam.


"Kemarin saya ke Sumatra Selatan, ke daerah Pagar Alam. Di sana itu ada tempat destinasi wisata, saat ke sana saya itu kena batunya," katanya, Kamis (11/4/2019).


Dia menuturkan, pada pukul 16.00 WIB sudah tidak bisa meneruskan perjalanan melalui udara karena kabut yang turun. "Saya tidak bisa terbang, baru jam 16.00 udara sudah tidak mungkin," imbuhnya.


Dengan demikian dia harus memilih jalur darat selama 7 jam dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB untuk mencapai Palembang. "Betapa susahnya, oleh karena itu, kementerian harus peduli dengan bandara-bandara di sana dan konektivitas di sana," terangnya.


Hal ini katanya, yang menjadi salah satu alasan mengapa Kementerian Perhubungan harus mempersatukan NKRI melalui konektivitas. "Kemenhub tidak hanya mencapai apa yang sudah ditetapkan, tetapi juga menyampaikan bandara-bandara itu memang harus terus beroperasi," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan Budi Karya Sumadi
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top