Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terungkap, Alasan Maskapai Naikkan Harga Tiket Pesawat Gila-Gilaan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan mendasar di balik kenaikan harga tiket pesawat terbang yang demikian tajam.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 08 April 2019  |  09:15 WIB
Pesawat Garuda Indonesia berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/11/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Pesawat Garuda Indonesia berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/11/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan mendasar mengapa harga tiket pesawat oleh maskapai penerbangan di Indonesia meningkat begitu tajam hingga mencekik calon penumpang. 


Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebutkan penyebab mahalnya tiket penerbangan selama kuartal I/2019 karena perusahaan penerbangan bersaing mendapatkan keuntungan untuk bertahan hidup.


"Penyebab tentu dari persaingan untuk mendapatkan keuntungan, keinginan untuk survival dari masalah-masalah korporasi, tetapi kita bersepakat untuk memberikan suatu ruang-ruang harga yang memungkinkan untuk masyarakat banyak tanpa membuat korporasi bermasalah," katanya, Minggu (7/4/2019).


Dia mencatat,saat ini grup maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air sudah menurunkan harga tiket penerbangannya.


"Ada yang menurunkan tiket bahkan ada yang 50%. Saya akan mengevaluasi dalam satu pekan ke depan, apabila masih terdapat tarif-tarif yang bervariasi, sebagian yang terjangkau, pemerintah akan berlakukan ketentuan yang berkaitan dengan subprice," tuturnya.


Pemerintah katanya, saat ini meregulasi dengan membebaskan turunan tarif batas atas dan batas bawah karena kita tidak ingin pemerintah selalu mengintervensi harga tiket penerbangan.


"Saya belum cek detail apakah maskapai tidak menuruti dengan yang kita pikirkan, tetapi apabila tidak menurut dengan apa yang kami diskusikan, kami akan intervensi," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan Kemenhub tiket pesawat
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top