Jonan Perintahkan PLN Kejar Target Rasio Elektrifikasi di NTT

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan beberapa pembangunan infrastruktur sektor ESDM di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/3).
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  09:36 WIB
Jonan Perintahkan PLN Kejar Target Rasio Elektrifikasi di NTT
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan beberapa pembangunan infrastruktur sektor ESDM di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/3).

Infrastruktur sektor ESDM yaitu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS), Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dan Sumur Bor Air Tanah. Terkait sejumlah peresmian infrastruktur sektor ESDM di NTT, Jonan mengatakan bahwa daerah tersebut memerlukan perhatian yang lebih baik.

 “Pembangunan harus berkeadilan sosial,” tuturnya dalam keterangan tertulis.

Jonan sendiri mengaku tergerak melihat rasio elektrifikasi di NTT yang terbilang rendah, sehingga pihaknya ingin datang langsung melihat kondisi NTT. 

"Provinsi NTT untuk Rasio Elektrifikasi paling rendah, saya memerintahkan PLN akan mati-matian untuk memenuhi 90%," katanya. 

Tahun lalu, sebanyak 1.034 titik PJU-TS terpasang di Kota Kupang (175 titik) dan Kab. Belu (425 titik). Rencananya, NTT juga akan mendapatkan tambahan PJU-TS 2.000 titik pada 2019. Dengan adanya penambahan PJU-TS di NTT, diharapkan jalan-jalan umum lebih terang, sementara tagihan listriknya lebih hemat.

Sementara untuk pembangunan LTSHE, Provinsi NTT merupakan salah satu wilayah yang mendapat alokasi pemasangan LTSHE sebanyak 4.284 unit yang tersebar pada 9 Kabupaten, yaitu Ende (89 unit), Flores Timur (555), Lembata (231), Alor (274), Sumba Timur (1.488), Sumba Tengah (532), Timor Tengah Selatan (766), Timor Tengah Utara (115), dan Belu (234). 

Khusus pembangunan sumur bor air tanah, pada  2018 telah dibangun sebanyak 11 unit yang tersebar di 5 kabupaten NTT, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 581 ribu m3/tahun, yang mampu melayani sebanyak 25,6 ribu jiwa penduduk.  

"Air bersih ini penting sekali. Kalau gak ada lampu bisa pakai lilin untuk penerangan. Tapi, kalau gak ada air bersih, pakai apa? Apalagi banyak daerah NTT sulit air," tambahnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
listrik, elektrifikasi

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top