Setelah Fase II, MRT Masuki Fase III Koneksikan Koridor Timur--Barat

Pemerintah memperkirakan pembangunan MRT fase ketiga atau koridor Timur--Barat (East--West) paling lambat dilakukan pada kuartal II/2020.
Rio Sandy Pradana | 24 Maret 2019 10:52 WIB
Suasana pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Patung Pemuda di kawasan Bunderan Senayan, Jakarta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memperkirakan pembangunan MRT fase ketiga atau koridor Timur--Barat atau East--West paling lambat dilakukan pada kuartal II/2020.


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa MRT East--West memanjang dari Cikarang sampai ke Balaraja. Adapun, total panjang jalur tersebut mencapai 78 Km.


"Akhir tahun ini atau awal 2019 sudah dimulai pembangunan MRT East--West. Paling lambat kuartal kedua," kata Budi, Minggu (24/3/2019).


Apabila MRT fase dua dan tiga selesai, imbuhnya, Jakarta bakal memiliki jalur MRT sepanjang 100 Km. Pembangunan yang gencar tersebut sebagai upaya untuk menjadikan konsep Jakarta sebagai kota besar dengan angkutan massal yang mumpuni.


"Harapannya, kemacetan itu bisa kita hilangkan. Kami ingin sekali 2024 atau 2026 Jakarta sudah tidak macet serta meninggalkan angkutan individu," ujarnya.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk segera memulai pembangunan MRT fase kedua yang memiliki rute dari Bundaran HI hingga Jakarta Kota.


Pada rute ini akan dilengkapi delapan stasiun yang meliputi stasiun Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt, kemenhub

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top