Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minat Investor Asing Garap Jalan Tol Meningkat

Kalangan investor asing pemilik dana-dana jangka panjang disebut kepincut untuk mengakuisisi sejumlah ruas tol yang sudah beroperasi.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 18 Maret 2019  |  17:20 WIB
Kendaraan melintas di jalan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) seksi I yang telah beroperasi di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kendaraan melintas di jalan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) seksi I yang telah beroperasi di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA -- Kalangan investor asing pemilik dana-dana jangka panjang disebut kepincut untuk mengakuisisi sejumlah ruas tol yang sudah beroperasi.

CEO Unit Tim Fasilitasi PINA Ekoputro Adijayanto mengatakan investor asing berminat membenamkan modal lewat instrumen surat berharga atau portofolio atau investasi tidak langsung.

Dia menerangkan, aset jalan tol di Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 1.900 kilometer amat potensial untuk ditawarkan kepada investor. Terlebih, jalan tol di Indonesia memiliki masa operasi yang beragam sehingga menjadi kombinasi yang menarik buat investor.

"Mereka ingin masuk lewat portofolio dan lebih dari satu ruas. Aset Waskita [Toll Road] dan Jasa Marga sangat menarik karena kombinasi tol yang lama dengan tol yang baru," jelas Eko kepada Bisnis.com, Senin (18/3/2019).

Eko menuturkan, kalangan investor asing yang berminat untuk berpartisipasi di sektor jalan tol berasal dari pengelola dana jangka panjang seperti dana pensiun. Tahun ini, PINA menargetkan salah satu calon investor bisa mengeksekusi rencana investasi tersebut. Secara keseluruhan, PINA berharap bisa memnfasilitasi

Dalam catatan Bisnis, Waskita Toll Road (WTR) dan Jasa Marga sudah merintis penggalangan dana lewat penerbitan instrumen surat berharga. Pada 2018, WTR melepas 70% sahamnya di  PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR) ke Reksa Dana Penempatan Terbatas (RDPT). WTRR memilik saham di tiga badan usaha jalan tol (BUJT) yang mengusahakan ruas Kanci - Pejagan, Pejagan - Pemalang, dan Pasuruan - Probolinggo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top