Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Properti di Bandung Melambat

Bandung merupakan salah satu kota yang menjadi incaran sejumlah pengembang dalam membangun proyek perumahan. Namun, properti residensial di Kota Kembang itu diperkirakan mengalami perlambatan.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  14:46 WIB
Deretan rumah tapak di kawasan Padasuka Atas, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Rachman
Deretan rumah tapak di kawasan Padasuka Atas, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Rachman

Kuartal I/2019, Sektor Properti Residensial Bandung Diprediksi Tumbuh 3,25%

Bisnis.com, BANDUNG – Bandung merupakan salah satu kota yang menjadi incaran sejumlah pengembang dalam membangun proyek perumahan. Namun, properti residensial di Kota Kembang itu diperkirakan mengalami perlambatan dan hanya tumbuh sebesar 3,25% pada kuartal I/2019.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal IV/2018 yang sebesar 4,13% maupun kuartal I/2018 yang mencapai 5,89%.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P. Joewono mengatakan, rendahnya proyeksi pertumbuhan tersebut sejalan dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) yang diperkirakan berada pada level 276.

Dia menjabarkan, dilihat dari tipe, rumah dengan ukuran kecil akan tumbuh paling tinggi yakni mencapai 3,97% secara year on year (yoy). Adapun rumah dengan tipe menengah diperkirakan hanya akan tumbuh 2,77% (yoy).

"Dilihat berdasarkan tipe rumah, tipe rumah kecil mengalami pertumbuhan paling tinggi, diikuti pertumbuhan pada tipe rumah besar dan tipe rumah menengah. Tipe rumah besar diperkirakan tumbuh sebesar 2,99% yoy," kata dia, Senin (11/3/2019).

Proyeksi pertumbuhan pada tiga bulan pertama tahun ini memang tidak setinggi periode yang sama tahun lalu. Kala itu, rumah dengan tipe kecil, menengah, dan besar berturut-turut tumbuh sebesar 6,06%, 6,77%, dan 4,82%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga rumah bandung survei bi
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top