Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pola Transaksi Berubah, Volume Lalu Lintas Tol Turun 9,5%

PT Jasa Marga Tbk. melansir penurunan volume lalu lintas sebesar 9,5% di seluruh ruas jalan tol sepanjang 2018.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 07 Maret 2019  |  12:24 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi di Jakarta. - Antara
Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi di Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasa Marga Tbk. melansir penurunan volume lalu lintas sebesar 9,5% di seluruh ruas jalan tol sepanjang 2018. Penurunan volume lalu lintas dipicu perubahan pola transaksi di sejumlah ruas jalan tol.

Data volume lalu lintas Jasa Marga yang dikutip dari website resmi perseroan menunjukkan, total volume lalu lintas mencapai 1,26 miliar kendaraan, turun dibandingkan posisi 2017 sebanyak 1,39 miliar kendaraan. Jumlah tersebut berasal dari volume lalu lintas di 20 ruas jalan tol. Perlu diketahui, angka tersebut merupakan angka sementara.

Berdasarkan ruas jalan tol, Jakarta - Cikampek, Jakarta - Bogor - Ciawi (Jagorawi), dan Lingkar Luar Jakarta (JORR) mencetak penurunan cukup signifikan. Volume lalu lintas di tigas ruas ini masing-masing turun 11,62%, 21,65%, dan 35,70%. Ketiga ruas ini menyumbang 36% terhadap total volume lalu lintas Jasa Marga pada 2018 lalu.

Corporate Secretary Jasa Marga M. Agus Setiawan penurunan volume lalu lintas disebabkan perubahan pola transaksi, terutama di dua ruas, yaitu Jagorawi dan JORR. Dia menjelaskan, sejak September 2017, sistem transaksi di ruas Jagorawi diubah menjadi sistem terbuka dari sebelumnya sistem tertutup.

Sebelumnya, di ruas tersebut sistem transaksi terbuka diberlakukan pada lintas Cawang - Cimanggis sedangkan lintas Cimanggis - Bogor/Ciawi digunakan sistem tertutup. Kemudian, lintas Cawang-Bogor/Ciawi diubah sepenuhnya menjadi transaksi terbuka. Perubahan pola transaksi ini ini menyebabkan pencatatan transaksi hanya berlangsung satu kali.

"Hal ini mengakibatkan pencatatan volume lalu lintas transaksi terjadi perubahan," jelas Agus kepada Bisnis.com, Rabu (6/3/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top