Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Udang Mulai Lirik Pasar China & Eropa

China dan Eropa dinilai sebagai pasar menjanjikan bagi produk udang dalam negeri menyusul masih kecilnya ekspor dari Indonesia ke dua negara tesebut.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 03 Maret 2019  |  15:34 WIB
/Bisnis/Dedi Gunawan
/Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA— China dan Eropa dinilai sebagai pasar menjanjikan bagi produk udang dalam negeri menyusul masih kecilnya  ekspor dari Indonesia ke dua negara tesebut.

Ketua Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyebutkan dari total pasar udang Eropa yang mencapai 650.000 ton per tahun, pangsa pasar Indonesia masih cukup kecil yakni sebesar 1,2%.

Adanya rencana kerja sama dagang antara kedua belah pihak menurutnya menjad salah satu celah yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan ini.

“Kalau menurut saya, ini masih bisa ditingkatkan. Apalagi, Indonesia sekarang akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Kalau itu ditandatangani, lumayan, kita nggak kena biaya masuk sekitar 5%,” ujarnya.

Selain Eropa, ada pula negeri tiara bambu dengan serapan impor udang per tahun mencapai 400.000 ton. Saat ini, Indonesia baru bisa mengisi 2% dari kebutuhan impor tersebut.

“China yang dulu produsen udang terbesar di dunia sampai sekarang ternyata impornya ini 400.000 ton,” ujarnya.

Namun demikian, dia mengkui bahwa Indonesia masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan China lantaran permintaan produk yang spesifik yakni ukuran produk yang besar dengan harga yang murah.

Adapun selama ini, AS menjadi pasar ekspor udang terbesar Indonesia. Kendati demikian, dari total kebutuhan sekitar 700.000 ton per tahun, Indonesia baru bisa mensuplai 17,1% atau 118.279,55 ton, lebih kecil dari kemampuan India yang mencapai 32,22% atau 214.410,45 ton.

Sementara itu, untuk pasar Jepang yang juga menjadi salah satu tujuan ekspor utama produk udang Indonesia, Budhi tak menaruh banyak harap. Pasalnya, pasar Jepang saat ini dinilai telah memasuki titik jenuh atau staganan. Indonesia pun tercatat memenuhi 16% dari seluruh impor udang Jepang yang mencapai 200.000 ton per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor perikanan udang
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top