Mobil Lubricants Perkuat Segmen Komersil

PT ExxonMobil Lubricants Indonesia fokus memperkuat portofolio produk pelumas mesin manufaktur guna mendorong pertumbuhan kinerja dua digit pada 2019.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  15:50 WIB
Mobil Lubricants Perkuat Segmen Komersil
Presiden Direktur ExxonMobil Lubricants Indonesia Syah Reza (tengah) memberikan paparan peluncuran pelumas sintetis Mobil SHC Elite, di sela Seminar Indonesia Manufacturing Seminar 2019, Rabu (27/2/2019). - Bisnis/David E. Issetiabudi

Bisnis.com, CIKARANG - PT ExxonMobil Lubricants Indonesia fokus memperkuat portofolio produk pelumas mesin manufaktur guna mendorong pertumbuhan kinerja dua digit pada 2019.

Presiden Direktir ExxonMobil Lubricants Indonesia Syah Reza mengatakan pihaknya fokus menggarap pasar permesinan manufaktur, pembangkit listrik dan pertambangan Tanah Air.

Menurutnya, pihaknya fokus di manufaktur mengingat pertumbuhan kinerja tahunan yang bergerak dalam kirasaan 5% per tahun, dan berkontribusi pada PDB 20%.

"Persaingan bisnis pelumas sangat kompetitif, tentu harus teliti untuk membidik pasar tertentu. Bagi kami, manufaktur sangat penting, karena kontribusinya untuk mendorong ekonomi di Indonesia masih tinggi," tuturnya, Rabu (27/2/2019).

Menurutnya, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pertumbuhan bisnis Mobil Lubricants tercatat double digit. Dia mengakui kontribusi terbesar masih datang dari segmen komersial atau mesin industri dan pertambangan.

Kendati demikian, pihaknya juga memiliki produk pelumas untuk mesin kendaraan roda dua dan roda empat. Sebelumnya, guna memperkuat penetrasi pasar pelumas roda dua, ExxonMobil mencaplok PT Federal Karyatama yang merupakan produsen pelumas dengan merek dagang Federal Oil yang memiliki pabrik berkapasitas 700.000 barel per tahun.

"Akuisisi Federal Oil merupalan komitmen ExxonMobil untuk mengembangkan bisnis pelumas. Kami lihat mereka merupakan strategic brand di pasar roda dua," ujarnya.

Hanya saja, Reza enggan berkomentar sejauh mana dampak akuisisi Federal Oil terhadap kinerja ExxonMobil Lubricants Indonesia. Pasalnya proses pengalihan operasional belum sepenuhnya dilakukan oleh ExxonMobil.

"Kalau dilihat pertumbuhannya bagus. Kami aktif meluncurkan produk, misalnya tahun lalu meluncurkan pelumas untuk roda dua, tahun ini kami ke mesin manufaktur," tambahnya.

Berdasarkan data pemasaran 2016, Mobil Lubricants berhasil memasarkan 150.000 per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
minyak, pelumas

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup