Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemangkasan Aturan 2018 Akan Mendorong Investasi Sektor ESDM

Pemangkasan 186 aturan sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sepanjang 2018 diyakini akan berpengaruh pada investasi pada tahun ini.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 04 Januari 2019  |  19:30 WIB
Blok migas - Ilustrasi
Blok migas - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Pemangkasan 186 aturan sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sepanjang 2018 diyakini akan berpengaruh pada investasi pada tahun ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan peningkatan investasi pada 2019 akan terasa dengan dukungan pemangkasan 186 kebijakan sepanjang tahun lalu.

Pemangkasan regulasi dari sektor migas setidaknya tercatat 56 beleid, sektor minerba 96 beleid, listrik 20 beleid, serta EBTKE 14 beleid.

"Akan terasa dampaknya tahun ini, pemangkasan itu kan dampaknya tidak langsung. Tahun ini kami juga akan terus memangkas yang tidak efisien, tapi tidak ada target khusus," katanya, Jumat (4/1/2019).

Tahun lalu, realisasi investasi sektor ESDM tercatat US$32,2 miliar atau lebih baik dari capaian tahun sebelumnya senilai US$26,7 miliar.

Akan tetapi, realisasi investasi tahun lalu, hanya tercapai sekitar 86% dari target senilai US$37,2 miliar.

Tidak hanya itu, realisasi investasi 2018 juga masih kalah dari capaian investasi sektor ESDM pada 2014 silam senilai US$34,4 miliar.

Realisasi investasi sektor ESDM ini berasal dari sektor migas senilai US$12,5 miliar, ketenagalistrikan senilai US$11,3 miliar, minerba senilai US$6,8 miliar, serta US$1,6 miliar yang berasal dari sektor energi baru, terbarukan dan konservasi energi (EBTKE). 

Dalam paparan kinerja, Menteria ESDM Ignasius Jonan mengatakan pemangkasan aturan dilakukan sesuai perintah Presiden Joko Widodo untuk menciptakan iklim investasi yang lebih bersahabat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

esdm iklim investasi deregulasi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top