PP Properti dan Limas Land Group Kolaborasi Bangun Apartemen di Cilegon

Pesatnya geliat ekonomi di Cilegon, Banten, menjadi alasan PT PP Properti Tbk untuk melirik potensi pasar hunian vertikal di kota tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 November 2018  |  15:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pesatnya geliat ekonomi di Cilegon, Banten, menjadi alasan PT PP Properti Tbk untuk melirik potensi pasar hunian vertikal di kota tersebut.

Beberapa waktu lalu, BUMN properti ini telah mengakuisisi sebagian besar saham PT Limasland Realty Cilegon (LRC), anak usaha Limas Group, yang mengembangkan proyek apartemen Greenpark Terrace di Kelurahan Kalisari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Apartemen Greenpark Terrace dikembangkan di atas lahan seluas 5.388 meter persegi, nantinya akan terdiri dari dua tower apartemen setinggi 17 lantai. Total unit yang dipasarkan sebanyak 995 unit, dengan harga jual mulai Rp 420 juta hingga Rp 1 miliar per unit.

“Apartemen ini merupakan proyek kolaborasi dan kami berkomitmen untuk segera melakukan pembangunan konstruksi dan menyelesaikannya sesuai skedul awal. Satu bulan terakhir kami sudah lakukan persiapan pembangunan dari mulai membenahi akses jalan, dan sekarang alat-alat berat sudah siap beroperasi di lokasi proyek,” kata Project Manager PT LRC, Radino yang mewakili Direktur Utama PT LRC, Septavianto dalam siaran persnya.

Dalam paparannya, Radino menambahkan bahwa sebagai kota industri, keterbatasan lahan menjadi masalah utama di Kota Cilegon. Oleh karena itu, penyediaan hunian harus diarahkan ke arah vertikal. Proyek apartemen pertama di Cilegon ini membidik pasar pekerja industri khususnya pekerjaan asing (ekspatriat) di kawasan Cilegon dan Serang.  

Dengan mengusung konsep beyond space, kata dia, diharapkan seluruh penghuni di Greenpark Terrace memiliki tubuh dan pikiran yang sehat. 

“Kami targetkan pada 2021 seluruh unit sudah diserahterimakan kepada konsumen. Pengerjaan konstruksi diperkirakan butuh waktu sekitar dua tahun ke depan,” ungkap dia.

Direktur Marketing PT LRC, Lilis Komariah menambahkan sekitar 30% dari total unit di tower Azalea dan tower Orchard sudah terjual. Menurut dia, harga yang ditawarkan sangat kompetitif, apalagi Greenpar Terrace merupakan apartemen pioner di Cilegon sehingga daya ungkit harganya ke depan akan sangat menarik.

“Saat ini menjadi time to buy karena saat grand launching pada 12 Desember 2018 nanti, konsumen akan dihadapkan dengan harga baru. Sejauh ini minat dan antusiasi pasar cukup tinggi,” ungkap Lilis yang juga Wakil Sekretaris DPD Realestat Indonesia (REI) Banten tersebut.

Dengan berkolaborasi dengan BUMN PP Properti yang sudah teruji sebagai pengembang gedung vertikal (high rise building), dia memastikan pembangunan Greenpark Terrace akan selesai sesuai waktu yang dijanjikan yakni pada 2021. 

Seperti diketahui, PP Properti adalah satu BUMN properti terkemuka nasional yang sukses mengembangan proyek-proyek apartemen di Jakarta, Surabaya Semarang, Malang, Balikpapan, Depok dan Bandung. 

Proyek apartemen Greenpark Terrace Cilegon pada 2017 berhasil meraih penghargaan “Realestate Creative Awards (RCA) 2017” yang diberikan Majalah Indonesia Housing untuk kategori Pioneer of Green Concept Apartment in Cilegon. Proyek ini dianggap membuat terobosan dengan memulai pembangunan hunian vertikal di Kota Cilegon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt pp properti

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top