Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Implementasi UU PNBP Mulai Optimal Tahun Depan

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati telah disahkan sejak beberapa waktu lalu, Undang-Undang No. 9/2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) belum bisa diimplementasikan secara optimal.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 21 November 2018  |  21:31 WIB
Revisi Undang-Undang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menetapkan tarif PNBP. - Bisnis/Husin Parapat
Revisi Undang-Undang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menetapkan tarif PNBP. - Bisnis/Husin Parapat

Bisnis.com, JAKARTAKendati telah disahkan sejak beberapa waktu lalu, Undang-Undang No. 9/2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) belum bisa diimplementasikan secara optimal.

Hal itu terjadi karena sampai dengan November, sejumlah aturan turunan pelaksanaan UU tersebut belum selesai. Pemerintah pun menargetkan, sejumlah aturan tersebut bisa diimplementasikan awal tahun depan.

"Rencana tahun ini ada dua, tetapi karena masalah waktu, artinya kemungkinan tahun depan," kata Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Sebelumnya, pemerintah menargetkan empat aturan turunan dari UU Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bisa diselesaikan kurang dari 2 tahun. Empat aturan itu terkait dengan pengelolaan PNBP, penyusunan tarif, keberatan, dan pengembalian.

Undang-Undang No. 20/1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak telah berlaku selama kurang lebih 21 tahun. Undang-Undang tersebut telah memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional, baik melalui fungsi budgetary maupun regulatory.

Adapun beberapa penyempurnaan pokok dalam RUU PNBP adalah (i) pengelompokkan objek; (ii) pengaturan tarif; (iii) tata kelola; (iv) pengawasan; dan (v) hak wajib Bayar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pnbp
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top