KECELAKAAN LION AIR JT 610: Korban Pertama yang Teridentifikasi Akan Dimakamkan di Sidoarjo

"Malam ini kita dapat mengidentifikasi satu korban dengan cara dua metode yaitu primer [sidik jari, DNA] dan sekunder [properti seperti perhiasan]. Identitas korban yang berhasil diidentifikasi Jannatun Cintya Dewi," ucap Kapusdokkes Bareskrim Polri, Brigjen Arthur Tampi.
Aziz Rahardyan | 31 Oktober 2018 23:43 WIB
Kepala RS Polri Kramat Jati Kombes Pol dr Musyafak ketika menutup prosesi penyerahan jenazah. - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — Pihak RS Bhayangkara Tk I R Said Sukanto atau lebih dikenal sebagai RS Polri Kramat Jati) telah berhasil mengidentifikasi satu korban jatuhnya Lion Air JT610.

Setelah pihak RS Polri melakukan proses rekonsiliasi selama tiga jam, identitas satu korban yang berhasil diidentifikasi adalah seorang wanita berusia 24 tahun bernama Jannatun Cintya Dewi.

"Malam ini kita dapat mengidentifikasi satu korban dengan cara dua metode yaitu primer [sidik jari, DNA] dan sekunder [properti seperti perhiasan]. Identitas korban yang berhasil diidentifikasi Jannatun Cintya Dewi," ucap Kapusdokkes Bareskrim Polri, Brigjen Arthur Tampi.

Jannatun adalah mahasiswa kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur pada 12 September 1994. Jenazah Jannatun diserahkan secara simbolis kepada keluarganya oleh pihak RS Polri Kramat Jati dan perwakilan dari Lion Air Group.

Jenazah Jannatun rencananya akan dipulangkan ke kediamannya di Sidoarjo pada Kamis (1/11/2018). Pemulangan jenazah menjadi tanggung jawab penuh maskapai Lion Air.

"Jenazah rencananya akan dievakuasi ke Sidoarjo pada pukul 5 pagi. Sehingga jenazah akan disemayamkan di sini sampai jam 2, nanti akan diantarkan ke bandara," ungkap Kepala RS Polri Kramat Jati Kombes Pol dr Musyafak ketika menutup prosesi penyerahan jenazah.

Tag : lion air jatuh, rs polri
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top