Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lion Air JT610 Jatuh: Dinyatakan Laik Operasi, Ini Jejak Rekam Pilot

Pesawat naas tersebut lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng Banten pukul 06.20 WIB menuju Pangkalpinang. Namun setelah 13 menit mengudara, pesawat jatuh di koordinat S 549.052 E 107 06.628 (sekitar Kerawang)
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 29 Oktober 2018  |  14:00 WIB
Lion Air JT610 Jatuh: Dinyatakan Laik Operasi, Ini Jejak Rekam Pilot
Foto serpihan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). - ANTARA/HO/Pertamina
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dunia penerbangan Indonesia dirundung duka cita mendalam dengan kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Cengkareng Banten-Pangkalpinang pada Senin pagi (29/10/2018).

Pesawat naas tersebut lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng Banten pukul 06.20 WIB menuju Pangkalpinang.

Namun setelah 13 menit mengudara, pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Kerawang)

Dalam pernyataan pers manajemen Lion Air yang diterima Bisnis, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi.

Termasuk dalam penerbangan ini, ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.
 
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi.

Danang mengemukakan psawat dikomandoi Capt.Bhavye Suneja  dengan copilot Harvino  bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.

Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang

"Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak   sehubungan dengan kejadian ini. Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002. Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top