MUI Dorong Kontribusi UMKM Bagi Perekonomian Nasional

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berperan dalam perekonomian Indonesia dan didorong menjadi pelaku ekonomi yang tangguh supaya dapat berkontribusinya di bidang ketahanan pangan nasional.
MG Noviarizal Fernandez | 20 Oktober 2018 16:28 WIB
Ilustrasi-Pengrajin memproduksi batik di Kampung Batik Kauman, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (27/9/2018). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, JAKARTA -- Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berperan dalam perekonomian Indonesia dan didorong menjadi pelaku ekonomi yang tangguh supaya dapat berkontribusinya di bidang ketahanan pangan nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), berencana menyelenggarakan pameran halal internasional Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 pada 1 – 3 November 2018, di gedung Smesco, Jakarta.

Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim, menyatakan bahwa peran UMKM cukup signifikan dalam pergerakan ekonomi nasional. Dalam konteks menjaga ketahanan pangan nasional, kata dia, selama ini sektor UMKM tak perlu diragukan lagi.

"Di saat terjadi krisis ekonomi, para pelaku usaha kecil justru tampil sebagai penopang roda perekonomian," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (20/10/2018).

Oleh karena itu, untuk meningkatkan peran UMKM dalam ketersediaan pangan, khususnya pangan halal, LPPOM MUI mengambil langkah-langkah yang dipandanga perlu. Tentu saja, upaya LPPOM MUI tak bisa berdiri sendiri, melainkan harus didukung oleh pihak terkait lainnya.

"Perhatian ke UMKM bukan hanya tugas pemerintah pemerintah, tetapi perusahaan besar BUMN dan swasta. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari kemudahan fasilitas kredit dengan bunga kredit yang rendah, serta dijadikan binaan atau anak angkat dan lainnya," katanya.

Karena itu, menurut Lukman, perlu ada sinergi dari berbagai pihak, baik pengusaha maupun pemerintah dan pihak terlait lainnya. Sejauh ini sudah ada beberapa perusahaan besar yang bertindak sebagai mitra bagi pengembangan usaha kecil. "Ini yang perlu terus-menerus ditingkatkan,” ujarnya.

Terkait dengan hal tersebut, LPPOM MUI dalam Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 mengusung tema “Peningkatan Daya Saing UMKM dengan Sertifikasi Halal” yang bekerjasama dengan Smesco.

Indhex 2018 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk halal dari perusahaan besar yang bermitra dengan UMKM serta para pelaku usaha kecil.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada pembukaan Indhex Smesco 2018 juga akan dimeriahkan dengan pengumuman Halal Top Brand 2018, berupa penghargaan dari LPPOM MUI untuk merek halal terbaik. Ada juga Halal Award berupa penghargaan kepada Iklan Halal Terbaik, Produk Pendatang Baru Terbaik dan UKM Halal Terbaik.

Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan konsultasi dan coaching clinics bagi para pelaku UMKM binaan Smesco dan Kementerian Koperasi dan UKM, serta aneka kegiatan lainnya.

"Total ada sekitar 40 perusahaan yang akan diundang dalam kegiatan Anugerah Halal LPPOM MUI tersebut," tandas Lukmanul Hakim

Tag : mui
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top