Proyek 6 Tol DKI Tahap Pertama Segera Financial Close

PT Jakarta Tollroad Development menargetkan pemenuhan pembiayaan atau financial close proyek enam ruas tol dalam Kota Jakarta tahap pertama dapat ditandatangani paling lambat pada akhir Oktober 2018.
Irene Agustine | 13 Oktober 2018 20:33 WIB
Ilustrasi: Jalan tol

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jakarta Tollroad Development menargetkan pemenuhan pembiayaan atau financial close proyek enam ruas tol dalam Kota Jakarta tahap pertama dapat ditandatangani paling lambat pada akhir Oktober 2018.

Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development Frans Satyaki Sunito mengatakan bahwa pemenuhan pembiayaan tersebut rencananya melibatkan banyak bank dalam bentuk pinjaman sindikasi.

Rencana perjanjian kredit tersebut baru akan dilakukan untuk pembangunan tahap pertama sepanjang 31,2 kilometer atau pada ruas awal, yakni Semanan—Sunter dan Sunter—Pulogebang.

“Kami targetkan [financial close] akhir Oktober [2018] sudah bisa. Secara prinsip, perbankan sudah oke tinggal membenahi administrasinya saja,” kata Frans kepada Bisnis.com, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, perkiraan investasi untuk pembangunan tahap pertama mencapai Rp20 triliun. Dari jumlah itu, kebutuhan pinjaman kredit untuk membangun proyek mencapai 70% atau sekitar Rp14 triliun, sisanya atau sekitar Rp6 triliun dipenuhi dari ekuitas.

Dana ekuitas sendiri sebagian sudah dikucurkan untuk pembebasan lahan dan konstruksi awal pembangunan proyek. Saat ini, progres pembebasan lahan tahap pertama sudah melebihi 75%.

“Memang belum beres semua. Namun, sebagian besar lahan sudah tersedia. Dan di lapangan untuk konstruksi sendiri bisa dibilang cukup lancar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, proyek enam ruas tol dalam Kota Jakarta diperkirakan membutuhkan total investasi Rp41,17 trilliun dengan total panjang mencapai 69,77 km.

Pembangunan jalan tol yang sebagian besar dibangun melayang tersebut terdiri atas tiga tahap.

Tahap pertama fokus pada pembangunan ruas Semanan—Sunter dan Sunter Pulogadung, tahap kedua ruas tol Duri Pulo—Kampung Melayu dan Kemayoran—Kampung Melayu, serta tahap ketiga ruas tol Ulujami—Tanah Abang dan Pasar Minggu—Kasablanka.

Rencananya, setelah tahap pertama, Jakarta Tollroad Development memulai pembangunan tahap kedua dan ketiga secara paralel.

“Untuk financial close dua tahap lainnya akan kami lihat lagi sambil pembangunan berjalan. Namun, pembangunan seluruh ruas dijadwalkan selesai pada 2024,” ujar Frans.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top