RI-Singapura Perpanjang Kerja Sama Latih Pelaut

Indonesia dan Singapura meneken perpanjangan nota kesepahaman tentang Co-Operation on Human Resources Development of the Government Officers in the Maritime Field atau DGST-MPA Training MoU.
Sri Mas Sari | 12 Oktober 2018 16:10 WIB
Bisnis.com, JAKARTA -- Indonesia dan Singapura meneken perpanjangan nota kesepahaman tentang Co-Operation on Human Resources Development of the Government Officers in the Maritime Field atau DGST-MPA Training MoU.
 
Penandatanganan itu dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H. Purnomo dan Chief Executive Maritime and Port Authority (MPA) Singapura Andrew Tan di sela-sela Leaders Retreat di Bali, Kamis (11/10/2018).
 
Kerja sama itu telah dijalin sejak 2001, saat MoU mengenai pelatihan bagi pelaut ditandatangani. Selanjutnya, Ditjen Hubla dan MPA juga menandatangani MoU tentang kerja sama pengembangan sumber daya manusia bagi petugas dan pejabat pemerintah di bidang maritim pada 2005. 
MoU ini bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas para pelaut, tetapi juga petugas pemerintah di bidang perhubungan laut. 
 
"Mengingat manfaat yang telah didapat dari kerja sama selama 13 tahun ini, Ditjen Perhubungan Laut dan MPA Singapura sepakat untuk melanjutkan kerja sama dengan memperpanjang masa berlaku training MoU untuk 3 tahun berikutnya, yakni 2018-2021," kata Agus dalam siaran pers, Jumat (12/10/2018).
 
Pelatihan-pelatihan yang dilakukan di bawah training MoU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis para petugas di kedua institusi. 
 
Hingga kini, 70 kali pelatihan telah dilakukan dengan jumlah peserta lebih dari 1.100 orang. Adapun topik-topik pelatihan mencakup the International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, IMO Member State Audit Scheme, Port State Control, Ballast Water Management, Basic Vessel Traffic Service training, dan Ferry Safety and Mishap Management. 
 
Selain telah berkontribusi dalam implementasi instrumen-instrumen IMO untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, pelatihan juga memberikan kemudahan pertukaran informasi dan pengetahuan antara Ditjen Hubla dan MPA Singapura.
Tag : pelaut, maritim
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top