Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPK Minta Kementerian/Lembaga Patuhi Rekomendasi

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta semua kementerian dan lembaga untuk menindaklajuti setiap temuan yang muncul dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester 1 2018.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 02 Oktober 2018  |  18:16 WIB
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). - Antara
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta semua kementerian dan lembaga untuk menindaklajuti setiap temuan yang muncul dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester 1 2018.

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, tindak lanjut hasil pemeriksaan merupakan upaya untuk mendorong transparansi pengelolaan anggaran negara. Apalagi, dalam IHPS I/2018 , lembega auditor negara tersebut masih menemukan berbagai bentuk kelemahan baik dari sisi pengendalian internal, ketidakpatuhan perundang-undangan, serta permasalahan ketidakhematan.

“Tentunya, semua hasil pemeriksaan yang kami keluarkan harus segera ditindaklanjuti,” kata Moermahadi di DPR, Selasa (2/10/2018).

Seperti diketahui dalam IHPS I/2018, salah satu obyek pemeriksaan BPK adalah laporan keuangan tahunan Bank Indonesia 2017. Dalam laporan itu BPK memberikan penekanan atas tagihan senilai Rp451,12 miliar BI kepada Indo Plus BV terkait dengan pengelolaan non-performing loan eks Indover Bank yang sudah dijual dan sedang ditinjau ulang Bank Indonesia.

Selain itu dari sisi pengendalian internal, BPK juga melihat bahwa pencatatan tidak akurat seperti tagihan atas sanksi devisa hasil ekspor belum dicatat sebagai piutang tetapi dibukukan hanya saat diterima.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

audit bpk
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top