Bangun 4 Bandara, PINA Siap Fasilitasi AP II Temukan Investor

Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) mengaku siap memfasilitasi PT Angkasa Pura II (Persero) dalam mengembangkan sejumlah bandara kelolaannya.
Rio Sandy Pradana | 19 September 2018 19:54 WIB
Maket Bandara Buntu Kunik di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) mengaku siap memfasilitasi PT Angkasa Pura II (Persero) dalam mengembangkan sejumlah bandara kelolaannya.

CEO Unit Tim Fasilitasi PINA Ekoputro Adijayanto mengaku bisa menjadi akselerator ekspansi pengelolaan bandara AP II. Pihaknya siap memfasilitasi investor dan AP II sebagai investee.

"Kami bukan penyedia, tetapi menggalang investasi. Nanti investornya bisa datang dari mana saja," kata Eko, Rabu (19/9/2018).

Dia menambahkan investor baik dalam negeri maupun asing pasti membutuhkan informasi, teaser, maupun prospektus secara lebih terperinci. Terlebih, investasi di sektor infrastruktur memiliki karakteristik yang berbeda dengan investasi di sektor lain.

Sektor infrastruktur, lanjutnya, membutuhkan tenor jangka panjang, sehingga perlu mitigasi risiko dan pemilihan peluang yang tepat. Adapun, selama ini dana jangka panjang sering ditempatkan pada instrumen perbankan maupun finansial.

"Kami sebagai promotor ingin mengedukasi mereka [investor] bahwa peluang investasi di sektor bandara ini aman. Kalau tidak ada unit seperti kami, mereka akan sulit memahami," ujarnya.

AP II menggandeng PINA untuk mempercepat pembiayaan pengembangan empat bandara yang sedang dalam proses alih kelola dari Ditjen Kekayaan Negara. Adapun, alokasi dana investasi diperkirakan senilai Rp1,7 triliun.

Keempat bandara tersebut adalah Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu, Bandara Radin Inten II di Lampung, Bandara Hanandjoeddin di Belitung, dan Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya.

Tag : bandara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top