Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KLHK Targetkan Pembiayaan SLVK Rp7,5 Miliar Pada 2019

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menargetkan alokasi pembiayaan Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)  bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta petani hutan rakyat senilai Rp7,5 miliar pada 2019. 
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 25 Agustus 2018  |  06:11 WIB
Perajin mebel mengantarkan mebel kayu menggunakan sepeda motor di kawasan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, Senin (6/3/2017). - Antara
Perajin mebel mengantarkan mebel kayu menggunakan sepeda motor di kawasan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, Senin (6/3/2017). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menargetkan alokasi pembiayaan Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)  bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta petani hutan rakyat senilai Rp7,5 miliar pada 2019. 
 
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) KLHK Hilman Nugroho mengatakan pada tahun depan pihaknya akan memfasilitasi pembiayaan sertifikat bagi 150 kelompok atau 4.500 unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang terdiri atas 700 unit industri dan 3.800 unit hutan hak. 
 
"Seluruh pelaku IKM bidang kehutanan dan petani hutan rakyat akan terus dibantu dan difasilitasi pemerintah untuk memperoleh SVLK. Untuk memperoleh SVLK, pemerintah akan terus mengupayakan agar syaratnya menjadi mudah, sederhana, aplikatif, kalau bisa gratis," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/8/2018). 
 
Hilman menyebutkan jumlah IKM di hulu dan hilir yang telah berhasil memperoleh sertifikat SLVK sebanyak 3.946 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 3.088 unit difasilitasi oleh pemerintah melalui KLHK, selama 2017. 

Sementara itu, sejak awal tahun ini ada bantuan fasilitasi sertifikasi legalitas kayu dari pemerintah untuk 150 kelompok. Pada akhir 2018, jumlahnya diharapkan mencapai 153 kelompok atau 4.086 UMKM yang terdiri atas 346 unit industri dan 3.470 unit hutan hak.

SVLK sebenarnya sudah diperkenalkan sejak 2013, tapi implementasinya baru digencarkan pada 2016. Sistem ini diberlakukan dengan tujuan menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

svlk klhk
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top