Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SEJARAH INDONESIA : Produksi Bir Asahi Pertama Di Luar Jepang

Bir Asahi memilih Indonesia untuk memproduksi pertama kali di luar Jepang. PT San Miguel Indonesia menjadi pembeli lisensi bir asal Negeri Samurai tersebut.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 30 Juli 2018  |  19:50 WIB
Ilustrasi - Hereandnow
Ilustrasi - Hereandnow

Bisnis.com, JAKARTA -- Produk Bir Asahi mulai produksi di Indonesia pada 1986. Nah, Bisnis Indonesia memberitakan momentum bir asal Jepang itu mulai diproduksi Indonesia tepat pada Jumat, 18 Juli 1986.

Sepuluh liter Bir Asahi langsung dituangkan ke dalam gelas es setinggi satu meter. Perayaan ini dilakukan untuk simbolis mulai dipasarkannya bir asal Jepang itu di Indonesia. 

Kala itu, Presiden Direktur San Miguel Indonesia Putra Masagung mengatakan, perseroan akan memproduksi Bir Asahi itu setelah membeli lisensinya.

Produksi Bir asal jepang itu pun menjadi yang pertama dilakukan di luar Negeri Samurai.

San Miguel Indonesia pun sudah menyediakan slot untuk produksi Bir Asahi di pabrik eksisnya saat itu.

Perusahaan bir Filiphina itu telah memiliki pabrik bir dengan kapasitas yang digunakan baru 30%. Kapasitas pabrik 30% itu pun sudah bisa memproduksi sebanyak 15.000 hektoliter sampai 20.000 hektoliter.

Pada produksi Bir Asahi itu, San Miguel menggunakan 30% kapasitas pabrik yang tersedia untuk pasar domestik. Lalu, 40% kapasitas produksi yang tersisa akan digunakan untuk produksi Bir Asahi tujuan Ekspor.

San Miguel sudah merogoh kocek hingga US$13 juta untuk pembangunan pabrik bir tersebut.

Di sisi lain, Pemerintahan saat itu juga tidak ingin mengintervensi ekspansi industri bir di Indonesia.

Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV 1983-1988 Hartarto Sastrosoenarto mengatakan, Bir Asahi memang memiliki rencana ekspansi di pasar Asia Tenggara.

"Pemasaran bir itu tergantung dari selera konsumennya. Saya pun tidak akan membatasi pendirian pabrik bir di sini. Biarlah kekuatan pasar yang menentukannya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

san miguel bir

Sumber : arsip Bisnis Indonesia

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top