Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sri Mulyani Ungkap Peran APBN Dalam Ekonomi Digital

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peranan Kementerian Keuangan menyikapi ekonomi digital pada Selasa (17/7/2018).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 18 Juli 2018  |  23:16 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan dalam konferensi pers terkait APBN di Jakarta, Selasa (17/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan dalam konferensi pers terkait APBN di Jakarta, Selasa (17/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peranan Kementerian Keuangan menyikapi ekonomi digital  pada Selasa (17/7/2018).

Menkeu mengatakan yang sedang menjadi pembahasan antar negara mengenai ekononomi digital adalah bagaimana respons dari sisi keuangan, tidak hanya pajak tapi kebijakan secara umum dalam menyikapi ekonomi digital.

“Apa sih dan bagaimana bentuk masa depan yang akan kita bayangkan? Bagaimana respon policy. E-commerce sebetulnya secara tidak langsung bisa menciptakan suatu kompetisi yang bisa menurunkan harga dan kalau harga turun itu inflasi rendah,” jelas Menkeu.

Teknologi secara umum di dalam konteks ekonomi berfungsi untuk meningkatkan produktivitas.

“Dengan teknologi yang sekarang digital dan akses sepertinya menjadi sangat meluas, maka diharapkan dalam jangka panjang, perekonomian dunia akan mengalami produktivitas yang makin tinggi,” tambahnya.

Menkeu mengatakan dalam ekonomi digital, ekosistemnya terdiri dari berbagai macam aspek atau bidang yang sifatnya berhubungan dengan gabungan aktivitas. Ada yang di bidang finansial disebut biasanya fintech kemudian di bidang aktivitas ekonomi komersial atau disebut e-commerce kemudian di bidang pendidikan dan di bidang kesehatan.

“Persoalan yang berhubungan dengan interaksi masyarakat di antara mereka sendiri atau sosial media, bentuknya bisa dalam bentuk platform, bisa dalam bentuk logistik, dalam bentuk payment system atau sistem pembayaran dan dalam bentuk data yang kemudian menggunakan apa yang disebut teknologi digital untuk menahan atau meningkatkan apakah itu dari sisi produktivitas, kualitas, interaksi pengambilan keputusan dan bahkan dari sisi kemampuan inovasi,” jelas Menkeu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi digital
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top