WIKA Bidik 3 Konsesi Tol Baru

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA membidik tambahan tiga konsesi pengusahaan jalan tol baru lewat inisiasi atau prakarsa bersama perusahaan lain. Perseroan fokus mengusahakan jalan tol di wilayah permukiman dan industri yang sudah mapan.
Rivki Maulana | 09 Juli 2018 18:23 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA membidik tambahan tiga konsesi pengusahaan jalan tol baru lewat inisiasi atau prakarsa bersama perusahaan lain. Perseroan fokus mengusahakan jalan tol di wilayah permukiman dan industri yang sudah mapan.

Direktur Utama WIKA, Tumiyana mengatakan perseroan bersama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. sedang menyiapkan inisiasi rusa tol Ancol-Tanjung Priok atau Harbour Road 2. Dia menambahkan, perseroan akan membentuk perusahaan patungan dengan CMNP guna menggarap proyek ini.

Namun, hingga saat ini WIKA dan CMNP masih membahas komposisi saham di perusahaan patungan yang akan dibentuk. Dia menyiratkan, porsi mayoritas akan diambil oleh CMNP karena perusahaan swasta pertama yang mengusahakan jalan tol itu memulai inisisi lebih dulu.

"Biasanya kalau inisiasi kan besar. Kita masih diskusi [dengan CMNP] share-nya berapa, proses ini tidak akan lama. Tahun ini harusnya bisa dimulai," jelas Tumiyana kepada Bisnis di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Menurut Tumiyana, nilai proyek Harbour Road 2 diperkirakan mencapai Rp11 triliun. Investasi tergolong besar karena konstruksi jalan tol akan dibuat melayang sejauh 12 km. Ruas ini akan menghubungkan Ancol-Tanjung Priok dan terhubung dengan ruas tol Wiyoto Wiyono atau Harbour Road 1.

WIKA juga tengah menyampaikan prakarsa jalan tol Bandung Utara ke Badan Pengatur Jalan Tol (BJPT). Tumiyana mengatakan, di tol Bandung Utara, WIKA akan memegang porsi mayoritas dan akan menggandeng perusahaan properti dalam konsorsium. Ruas tol ini akan dibangun dalam dua fase, terdiri atas fase I Gasibu—Ujung Berung—Soekarno Hatta untuk fase I dan dan ruas Ujung Berung—Cisumdawu untuk fase II.

Selain ruas tol di Jakarta dan Bandung, WIKA juga mengincar konsesi tol Serpong-Maja. Direktur Operasi I WIKA, Agung Budi Waskito mengatakan perseroan akan berkongsi dengan Grup Hanson untuk menggarap proyek tersebut dengan porsi minoritas di tangan WIKA.

Secara umum, WIKA mengaku tidak mengejar eksposur yang besar di proyek jalan tol karena segmen ini bukan menjadi portofolio utama perseroan. Kendati demikian, WIKA tetap membidik konsesi jalan tol selama imbal balik investasinya menjanjikan.

Oleh karena itu, WIKA fokus membidik konsesi tol di wilayah dengan taraf permukiman yang matang. "Kami ingin ke wilayah yang sudah hidup, kalau belum kami gak berani [membangun jalan tol]," jelasnya kepada Bisnis.

Dalam catatan Bisnis, WIKA terlibat dalam pengusahaan jalan tol dengan porsi minoritas di lima badan usaha jalan tol, yakni Jasamarga Surabaya Mojokerto, Jasamarga Manado Bitung, Citra Marga Lintas Jabar, Jasamarga Balikpapan Samarinda, dan Jasamarga Bali Tol. Adapun di ruas Serang-Panimbang, WIKA menggenggam porsi mayoritas sebesar 80%.

Tag : wika
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top