Ekosistem Bisnis Daring Berperan Besar Terhadap Perkembangan UMKM

Ekosistem bisnis dalam jaringan (online/daring) dinilai memiliki kontribusi yang sangat besar untuk mendorong perkembangan pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
M. Richard | 07 Juli 2018 16:51 WIB
Rangkaian Makerfest 2018 digelar pada April-Desember 2018 di delapan kota di Indonesia, dengan menampilkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbeda-beda di tiap kota. Pada 7-8 April 2018, Jakarta menjadi kota ketiga yang disambangi acara ini. - Bisnis/M. Richard

Bisnis.com, TANGERANG SELATAN -- Ekosistem bisnis dalam jaringan (online/daring) dinilai memiliki kontribusi yang sangat besar untuk mendorong perkembangan pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal ini turut dirasakan oleh para peserta Makerfest 2018 yang digelar di Bintaro, Tangerang Selatan pada 7-8 Juli 2018. 

“Jatuh bangun tentu dirasakan saya dan adik dalam merintis bisnis. Apalagi, dulu jual beli online masih dianggap pekerjaan yang kurang menjanjikan. Namun, kini ekosistem UMKM sudah jauh lebih kondusif,” kata pendiri NoonaKu Signature Florentia Jeanne, di sela-sela Makerfest 2018 kepada Bisnis, Sabtu (7/7/2018).

Dia menjelaskan dengan bantuan ekosistem bisnis daring, semakin banyak kreator lokal yang terdorong untuk memulai dan mengembangkan usaha sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Adapun NoonaKu Signature adalah bisnis fesyen yang menyediakan produk dan jasa pakaian murah berkualitas untuk perempuan. 

Makerfest 2018 merupakan acara kolaborasi Tokopedia, didukung oleh institusi-institusi pemerintahan sekaligus pelaku industri Indonesia, yaitu Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta JNE.

Berdasarkan sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2016, perdagangan besar dan eceran merupakan sektor terbesar dalam perekonomian, mencapai 453.812 atau 36,73% dari total usaha yang ada di Jakarta.

Dikutip dari laman resmi Makerfest 2018, rangkaian acara ini digelar di delapan kota. Selain Jakarta, rangkaian acara ini diselenggarakan di Medan, Padang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar pada April-November 2018. 

Di tiap kota, ada 30 pelaku UMKM yang menampilkan produknya. UMKM yang ada di tiap kota berbeda-beda dan merupakan hasil seleksi dari panitia.

Para pengunjung bisa menghadiri lokakarya dan seminar kreatif dari para kreator lokal serta bertemu dengan pelaku UMKM lainnya. Produk yang bisa ditemukan di Makerfest 2018 beragam, mulai dari pakaian, tas, aksesoris, hingga perlengkapan rumah dan kuliner. 

Adapun puncak acara bakal digelar pada Desember 2018.

Tag : umkm
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top