LEBARAN 2018: Berikut Perilaku Pemudik Terkini

Lebaran 2018 sudah berlalu, dan Inventure merekam perilaku konsumen selama Ramadan dan Idulfitri. Pengamat Bisnis dan marketing Managing Partner Inventure mengemukakan, pihaknya melakukan riset dengan tema Perilaku Mudik dan Strategi Pemasaran.
Linda Teti Silitonga | 22 Juni 2018 14:01 WIB
Peta mudik Tol Trans/Sumatra 2018

Bisnis.com, JAKARTA— Lebaran 2018 sudah berlalu, dan Inventure merekam perilaku konsumen selama Ramadan dan Idulfitri.

Pengamat Bisnis dan marketing Managing Partner Inventure mengemukakan, pihaknya melakukan riset dengan tema Perilaku Mudik dan Strategi Pemasaran.

Berikut hasil risetnya:

Pamer HP & Mobil Baru

Momen Lebaran dan mudik kini menjadi ajang pamer kesuksesan terutama bagi pemudik dari kota-kota besar. Rasanya tidak lengkap Lebaran kalau belum pamer mobil baru, gadget baru, bahkan pasangan baru. Riset yang dilakukan Nielsen selama bulan Ramadan menemukan adanya peningkatan kepemilikan smartphone sebesar 7% dan juga rencana untuk membeli smartphone mengalami peningkatan 4 kali lipat. Selain itu, kepemilikan mobil meningkat 21% dan rencana untuk membeli mobil juga meningkat 3,5 kali lipat

Royal Gunakan Uang

Mudik membutuhkan suntikan dana yang tidak sedikit untuk transportasi, oleh-oleh kerabat di kampung, angpau untuk keluarga, hingga ongkos untuk liburan dan kulineran selama mudik. Celakanya, harga-harga saat Lebaran membumbung selangit. Tak heran jika gaji + THR pun seketika ludes, hanya “numpang lewat”. Tapi semua itu tak menjadi masalah, karena mudik adalah “kewajiban sosial” yang harus dijalankan. Begitu anggaran defisit, kalau perlu utang atau menggadaikan perhiasan.

Sampaikan Ucapan Lewat Daring

Keriuhan bermaafan saat Lebaran juga merambah ranah digital. Kini bermaaf-maafan tak harus ketemu langsung, cukup melalui Whatsapp atau media sosial, terutama buat teman atau kerabat yang jauh. H-1 lebaran ponsel tak hentinya bordering dipenuhi ucapan lebaran di WA, Facebook atau Twitter

Bermunculan Zakat El

Membayar zakat kini semakin techy. Baznas misalnya, tahun ini meluncurkan M-cash untuk memudahkan muslim zaman now membayar zakat. Basnaz juga menggandeng Go-Pay meluncurkan layanan pembayaran zakat nontunai dengan QR Code, T-Cash bersama Rumah Zakat menghadirkan fitur donasi digital. Sementara, OVO berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa memberikan layanan aplikasi pembayaran zakat yang mudah, cepat dan aman.

Pebisnis Kuliner Panen

Musim lebaran dan mudik menjadi musim panen bagi kuliner dan oleholeh local. Para pemudik berlomba-lomba mencari oleh-oleh khas daerahnya ketika nanti akan kembali ke kota perantauan. Oleh-oleh khas daerah seperti Bakpia Jogja, Bandeng Juwana, Sambal Bu Rudy hingga oleh-oleh artis kekinian bakal diserbu para pemudik. Memanfaatkan momentum ini, Kementerian Pariwisata pun meluncurkan Pesona Mudik Bersama Oleh-Oleh Artis guna memeriahkan event lebaran.

Marak Film Horor & Komedi

Lebaran bukan hanya momen untuk bermaaf-maafan, tapi juga secara cerdas dimanfaatkan produser untuk meluncurkan calon film-film blockbuster terutama horor dan komedi. Untuk Lebaran 2018 misalnya, tercatat film Jailangkung 2, Insya Allah, Sah! 2, Target, dan Kuntilanak siap diluncurkan. Saat Lebaran adalah waktu yang tepat untuk menonton film di bioskop bersama seluruh kerabat.

Hampers Diserbu

Setiap Lebaran selalu identik dengan pembagian parsel. Mengikuti perkembangan jaman, parsel pun kini berevolusi menjadi hampers yang lebih unik dan instagramable. Menjelang Lebaran, kini di Instagram sedang ramai memamerkan hampers-hampers yang didapat dari kolega atau kantor.

Mudik Bareng

Mudik adalah tradisi tahunan yang sangat emosional dan membawa kesan mendalam (moment of truth) bagi kerabat yang terpisah bertahun-tahun. Sentuhlah hati konsumen dengan program yang emosional dan menyentuh. Contohnya, melalui program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2018, Honda memfasilitasi konsumennya mudik berikut motor Honda kesayangan mereka agar bisa dipakai selama di kampung. Brand melakukan community activation dengan memanfaatkan momen Lebaran untuk mudik bareng.Holcim memfasilitasi mudik bareng para tukang bangunan, Pertamina Pelumas mengajak mudik bareng para mekanik, Daihatsu mengajak komunitas pengguna Xenia.

Jalur Mudik

BRI berpromosi selama mudik Lebaran dengan spirit membantu konsumen, bukan melulu jualan. BRI mendampingi konsumennya di sepanjang consumer journey mudik dengan beragam layanan end-toend. Tahun ini BRI meluncurkan apps Jalur Mudik BRI untuk mendampingi pemudik sebelum, di perjalanan, dan selama mudik di kampung.

Iklan Kocak

Lebaran menjadi momentum bagi brand untuk membuat iklan yang tidak biasa, misalnya yang menyentuh atau lucu sesuai dengan personalitas brand. Ciptakanlah konten yang menarik dan relevan sehingga akan viral. Contohnya Iklan-iklan TVC brand seperti Pertamina, Ramayana hingga Tokopedia yang menyentuh atau iklan billboard Nu Green Tea yang sangat viral karena lucu.

 

Tag : Ramadan
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top