Alibaba-Merck Bersinergi Garap Bisnis Layanan Kesehatan

salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia, Merck, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Alibaba Health, salah satu lini bisnis Alibaba Group yang berfokus pada pelayanan kesehatan.
Yusran Yunus | 21 Juni 2018 17:41 WIB
Seorang karyawan terlihat di balik dinding kaca dengan logo Alibaba di kantor pusat perusahaan itu di pinggiran Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia, Merck, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Alibaba Health, salah satu lini bisnis Alibaba Group yang berfokus pada pelayanan kesehatan.

Ruang  lingkup kerja sama ditekankan pada pelayanan kesehatan melalui internet dan akan meneliti area baru seperti e-dagang dan pengembangan kecerdasan buatan di bidang farmasi.

Kerja sama ini akan menggabungkan pengalaman Merck dalam bidang farmasi dengan keunggulan Alibaba Health di bidang pelayanan kesehatan secara online. Kedua perusahaan akan mengeksplorasi kemungkinan aplikasi pelayanan kesehatan seperti direct to patient model dan teknologi kecerdasan buatan untuk berinteraksi dengan pasien.

"Kami bangga dapat bekerjasama dengan Alibaba Health, perusahaan terdepan di dunia dalam bidang pelayanan kesehatan digital. Melalui platform digital Alibaba Health, kami dapat menghadirkan keahlian perawatan kesehatan Merck bagi lebih banyak pasien dan keluarga di seluruh China,” ujar Chief Operating Officer Merck Healthcare Simon Sturge dalam pernyataan pers Kamis (21/6/2018).

Leo Shen, CEO Alibaba Health, mengatakan China sedang mengalami transformasi di mana internet akan terlibat dalam seluruh tahap produksi, operasi bisnis dan kehidupan sehari-hari. Mengingat pentingnya industri pelayanan kesehatan, integrasi antara internet dan pengobatan tradisional perlu didorong oleh pemimpin industri.

"Kami berharap kerja sama Alibaba Health dan Merck dapat melengkapi pelayanan dan produk kami, serta menjadi katalis untuk pengembangan berkelanjutan Merck.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah China membuat sejumlah kebijakan baru untuk mendorong reformasi pada bidang medis. Strategi pengembangan ini dinamakan “Healthy China 2030” dan mendorong masyarakat China untuk secara aktif berpartisipasi dalam kesehatan.

Selain itu Dewan Negara China juga mengeluarkan arahan untuk mendorong integrasi antara kesehatan dan internet, agar memudahkan implementasi dari strategi tersebut.

Tag : merck, alibaba
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top