Giling 2018, PTPN XI Targetkan 5 Juta Ton Tebu

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI pada musim giling tahun ini menargetkan bisa menggiling tebu 5 juta ton tebu meski salah satu pabrik gula (PG) nya masih ada yang belum beroperasi maksimal karena masih dalam proses revitalisasi.
Peni Widarti | 09 Juni 2018 21:48 WIB
Buruh memanen tebu untuk dikirim ke pabrik gula di Ngawi, Jawa Timur, Selasa (8/8). - ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI pada musim giling tahun ini menargetkan bisa menggiling tebu 5 juta ton tebu meski salah satu pabrik gula (PG) nya masih ada yang belum beroperasi maksimal karena masih dalam proses revitalisasi.

Direktur Utama PTPN XI Gede Meivera Utama Adjana Putra mengatakan untuk mencapai target giling tahun ini perseroan akan mengalihkan hasil tebu petani maupun tebu sendiri di 4 PG lainnya.

"Jadi PG Assembagoes masih belum bisa digiling karena belum selesai revitalisasi, sehingga harus digiling oleh pabrik-pabrik kita sesaudara," katanya sesuai pemberangkatan mudik gratis PTPN X, XI, XII, Sabtu (9/6/2018).

Dia mengatakan pada tahun lalu, perseroan mampu menggiling tebu sebanyak 4,2 juta ton lebih dan menghasilkan produksi gula 312.589 ton, serta mampu memperoleh laba Rp31,4 miliar. Tahun ini, ditargetkan mampu menggiling 5 juta ton tebu dengan menghasilkan produksi gula 410.383 ton.

"Target tahun ini meningkat dibandingkan capaian tahun lalu, tentunya kami berupaya menggali setiap potensi yang ada," imbuhnya.

Dia menambahkan perseroan akan terus memperluas areal lahan tanam dan meningkatkan produktivitas. Tahun lalu perluasan lahan sudah dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun perhutani.

"Kita akan optimalkan sehingga menunjang ketersediaan lahan tanam tebu setidaknya untuk pasokan giling 2019," imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, PTPN XI juga mengupayakan sektor bisnis lainnya seperti Engineering Services Centre pabrik gula, pabrik flexible packaging, edutainment and agrowisata heritage, unit gula kubus (cube sugar unit).

"Kami juga mengembangkan homestay di Siwalan Kerto Surabaya, Sentra Layanan Bisnis Dan Public Services Ex-Kdt Rosela Lumajang, Unit Pupuk Organik Padat KSO Pupuk Kujang, Unit Bagasse Pellet, Unit Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)," imbuh Gede.

Tag : tebu
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top